Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan kepolisian sedang mendalami peristiwa tersebut.
Amnesty Desak Dalang Serangan ke Koordinator BEM UI Hafidz Diusut

Amnesty International Indonesia mendesak polisi mengusut serangan terhadap aktivis mahasiswa BEM UI, Hafidz Hernanda alias Bapis, hingga pihak di baliknya.
Amnesty menilai ada indikasi serangan terencana berdasarkan kronologi kejadian dan barang yang tertinggal di lokasi.
Polisi diminta memeriksa serta membuka rekaman CCTV sebagai bagian dari transparansi penanganan kasus.
Take a Deeper Reads

Jakarta, IDN Times - Amnesty International Indonesia mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas serangan terhadap aktivis mahasiswa BEM Universitas Indonesia (UI), Hafidz Hernanda alias Bapis. Amnesty meminta polisi menelusuri rangkaian kejadian hingga pihak yang berada di balik serangan tersebut.
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengatakan, serangan terhadap Bapis tidak boleh dibiarkan tanpa pengusutan menyeluruh.
“Rangkaian teror terhadap aktivis mahasiswa UI dan tokoh-tokoh kritis lainnya, termasuk Andrie Yunus yang selama ini mengendap harus segera diusut tuntas hingga ke dalang utamanya,” kata Usman dalam keterangan tertulis, Selasa (6/10/2026).
1. Amnesty soroti dugaan serangan terencana

Usman Hamid (IDN Times/Aryodamar) Amnesty menilai, indikasi serangan terhadap Bapis bukan sekadar perampokan jalanan. Penilaian itu merujuk pada kronologi serangan dan barang yang disebut tertinggal di lokasi.
“Indikasi bahwa ini adalah kejahatan terencana yang sistematis sangatlah kuat,” ujar Usman.
2. Polisi diminta periksa dan buka CCTV

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid. (IDNTimes/Lia Hutasoit) Amnesty pun meminta polisi memeriksa seluruh kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut juga didorong dibuka kepada publik sebagai bagian dari transparansi penanganan kasus.
“Langkah pertama yang harus dilakukan oleh polisi adalah memeriksa semua CCTV di sekitar lokasi kejadian dan membukanya ke publik agar ada transparansi dalam penanganan kasus ini,” kata Usman.
3. Amnesty ingatkan ancaman bagi ruang sipil

Direktur eksekutif Amnesty International Indonesia (AII), Usman Hamid. (IDN Times/Margith Damanik) Amnesty menyebut serangan terhadap Bapis sebagai persoalan kebebasan berpendapat dan ruang sipil. Usman meminta negara memastikan aktivis tetap aman ketika menyampaikan kritik.
“Serangan terhadap Bapis ini merupakan tamparan keras bagi wajah HAM dan ruang sipil di Indonesia,” ujar Usman.
Koordinator Sosial dan Politik Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Hafidz Hernanda dianiaya orang tak dikenal (OTK) di kawasan Tebet Barat Dalam IX, Jakarta Selatan, Minggu, 4 Oktober 2026 sekitar pukul 23.50 WIB.
“Ini kita sangat prihatin atas insiden yang terjadi. Tentunya kami dari Polda Metro Jaya akan mendalami peristiwa ini yang kejadian di Tebet, adanya pemukulan atau pun dugaan penganiayaan kepada salah satu dari organisasi mahasiswa,” kata Budi, Rabu (6/10/2026).



















