Bank Daerah Didorong Jadi Motor Penggerak Ekosistem Ekonomi Regional

- Bank daerah didorong bertransformasi menjadi penggerak utama ekosistem ekonomi regional, bukan sekadar lembaga keuangan tradisional.
- Bank Jakarta menegaskan pentingnya menghadirkan pengalaman baru bagi nasabah melalui inovasi dan transformasi digital.
- Gelaran XPORIA 2026 menjadi bukti nyata upaya Bank Jakarta membangun ekosistem ekonomi terintegrasi dan memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional.
Jakarta, IDN Times – Peran bank daerah didorong untuk semakin strategis, tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai penggerak utama ekosistem ekonomi di masing-masing wilayah. Hal ini mengemuka dalam gelaran Bank Jakarta XPORIA 2026 yang berlangsung di Balai Kota Jakarta.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menegaskan bahwa bank daerah harus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi kebutuhan ekonomi yang semakin dinamis dan terintegrasi.
"Bank daerah ke depan harus menjadi orkestrator ekonomi di daerahnya, bukan sekadar lembaga keuangan,” ujarnya dalam keterangan, Kamis (23/4/2026)
1. Bank daerah diarahkan untuk mengambil peran sebagai orkestrator ekonomi

Menurut Agus, melalui kesepakatan bersama Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), bank daerah kini diarahkan untuk mengambil peran sebagai “orkestrator ekonomi” di wilayahnya masing-masing.
“bahwa bank daerah harus mengambil peran sebagai penggerak utama ekosistem ekonomi di masing-masing wilayah," ujar Agus.
2. Harus mampu hadirkan pengalaman baru untuk nasabah

Ia menambahkan, peran bank saat ini tidak lagi cukup hanya menciptakan produk layanan keuangan. Lebih dari itu, bank dituntut mampu menghadirkan pengalaman baru bagi nasabah. Hal ini sejalan dengan transformasi yang tengah dilakukan Bank Jakarta.
“Bank Jakarta terus bergerak bertransformasi, dari yang sebelumnya dikenal sebagai bank daerah, menjadi bank yang mampu mengorkestrasi ekonomi di Jakarta,” katanya.
3. Jakarta jadi pusat ekonomi

Lebih lanjut, Agus menyebut XPORIA 2026 menjadi salah satu wujud nyata transformasi Bank Jakarta dalam membangun ekosistem ekonomi yang terintegrasi. Melalui kegiatan ini, Bank Jakarta berupaya menghubungkan para pelaku usaha (merchant) dengan nasabah melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Melalui event ini, kami ingin mempertemukan merchant dan nasabah agar dapat bertransaksi dengan lebih mudah dan efisien. Pada akhirnya, ini akan menggerakkan roda ekonomi Jakarta secara nyata,” jelasnya.
Agus menekankan bahwa Jakarta memiliki peran strategis sebagai pusat ekonomi nasional, sehingga setiap aktivitas transaksi di kota ini memiliki dampak yang luas.
“Jakarta bukan kota biasa, tetapi pusat ekonomi nasional. Setiap transaksi di sini memberikan efek yang besar. Di sinilah Bank Jakarta hadir, bukan hanya sebagai pelaku transaksi, tetapi sebagai penghubung dalam ekosistem ekonomi,” tegasnya.

















