Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

CEK FAKTA: Benarkah Data Pribadi ASN Bocor hingga Dijual?

CEK FAKTA: Benarkah Data Pribadi ASN Bocor hingga Dijual?
Diduga data ASN bocor dan dijual ke forum hacker (x.com/falconfeedsio)
Intinya Sih
  • Data pribadi ASN bocor dan dijual di forum hacker, mencakup nama, tempat tanggal lahir, NIP, SK CPNS, SK PNS.
  • BKN sedang melakukan investigasi atas dugaan kebocoran data ASN dengan berkoordinasi dengan BSSN dan Kemenkominfo.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Data pribadi aparatur sipil negara (ASN) dikabarkan diretas hingga bocor dijual ke sebuah forum hacker.

Kegaduhan bocornya data pribadi ASN yang berada di seluruh provinsi itu jadi pembahasan hangat publik di jejaring media sosial. Sejumlah warganet pun mempertanyakan sistem keamanan digital yang dibuat pemerintah.

Disebutkan pula bahwa data ASN yang bocor berasal dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Yang bocor dari 4,7 juta data ASN ternyata dari nama, tempat tanggal lahir, NIP, SK CPNS, SK PNS dan dijual 160 juta di forum hacker. Gimana ini firewall-nya, kok kena retas terus?," tulis sebuah akun di medsos X (Twitter).

"Lagi dan lagi kebocoran data ASN yang dikelola BKN bocor sebanyak 4,7 juta data. Yang di-spill di Britch Forum, ASN Aceh sebagai contoh, satu data hanya dihargai 10 ribu," timpal netizen lain.

Kabar dugaan kebocoran data ASN juga diunggah oleh akun X, platform keamanan siber, Falcon Feeds. Disebutkan pelaku diduga sudah menjual database yang berisi informasi pribadi 4,75 juta ASN yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Peringatan Pelanggaran Data. Seorang pelaku ancaman mengaku menjual database milik Satu Data ASN (http://satudataasn.bkn.go.id) yang memuat informasi pribadi 4.759.218 pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di seluruh provinsi," tulis akun tersebut, dikutip Senin (12/8/2024).

Lantas benarkah data pribadi ASN bocor?

1. Masih diinvestigasi BKN bersama BSSN dan Kemenkominfo

ilustrasi gambar pishing (pixabay.com/Geralt)
ilustrasi gambar pishing (pixabay.com/Geralt)

BKN sendiri memastikan sedang melakukan investigasi soal dugaan kebocoran data ASN. Plt. Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN, Vino Dita Tama menuturkan, pihaknya berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

"BKN bekerja sama dengan BSSN dan Kemenkominfo untuk melakukan identifikasi dan investigasi atas munculnya isu dugaan kebocoran data ASN," kata Vino dalam keterangannya.

Vino menyampaikan, investigasi tersebut bertujuan untuk memastikan keamanan data ASN. Selain itu, juga untuk memitigasi risiko kebocoran yang terjadi.

"Investigasi ini bertujuan untuk memastikan keamanan data ASN dan mitigasi risiko yang perlu dilakukan," tuturnya.

2. Layanan terkait ASN tak ada yang terganggu

Ilustrasi ASN mengikuti Apel (IDN Times/Ruhaili)
Ilustrasi ASN mengikuti Apel (IDN Times/Ruhaili)

Vino pun memastikan, tak ada layanan manajamen ASN yang mengalami gangguan.

"BKN memastikan dugaan gangguan ini tidak berdampak pada layanan manajemen ASN, sehingga tidak mengganggu proses berjalannya sistem elektronik yang diakses oleh masyarakat," ucapnya.

3. Pengguna layanan BKN diimbau perbarui password

ilustrasi hacker (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi hacker (IDN Times/Aditya Pratama)

Vino mengimbau kepada seluruh pengguna layanan BKN untuk memperbarui akun password secara berkala. 

"Namun demikian, kami mengimbau kepada seluruh pengguna layanan BKN untuk segera memperbarui kata kunci atau password, dan pembaharuan kata kunci wajib dilakukan secara berkala untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,"tutur dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yosafat Diva Bayu Wisesa
EditorYosafat Diva Bayu Wisesa
Follow Us

Related Articles

See More