Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

CEK FAKTA: Benarkah Prabowo Bubarkan Bea Cukai?

CEK FAKTA: Benarkah Prabowo Bubarkan Bea Cukai?
Ilustrasi cek fakta hoaks (IDN Times/Lia Hutasoit)
Intinya Sih
  • Video YouTube yang mengklaim Presiden Prabowo membubarkan Bea Cukai terbukti hoaks karena tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah maupun Menteri Keuangan.
  • Presiden Prabowo pernah menegaskan agar Menteri Keuangan memecat pimpinan Bea Cukai jika kinerjanya buruk, namun tidak menyebut pembubaran lembaga tersebut.
  • Masyarakat, khususnya Gen Z dan milenial, diimbau lebih kritis terhadap unggahan media sosial dan selalu memverifikasi informasi melalui sumber berita resmi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Beredar narasi di YouTube yang menuliskan judul "Presiden Resmi Bubarkan Bea Cukai Hari Ini!! Seluruh Mafia Ekspor di Bea Cukai Dipecat Purbaya!". Video tersebut diunggah pada 16 Juni 2026.

Video tersebut tidak menampilkan pernyataan Presiden Prabowo mengumumkan pembubaran Bea Cukai.

1. Bagaimana faktanya?

Ilustrasi Cek Fakta (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi Cek Fakta (IDN Times/Aditya Pratama)

Berdasarkan penelusuran IDN Times, video hanya menampilkan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, sedang meninjau Bea Cukai Tanjung Perak, pada 11 November 2026.

Dalam video itu, tidak ada pernyataan dari Purbaya mengenai pembubaran Bea Cukai. Hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari Presiden Prabowo ataupun pemerintah membubarkan Bea Cukai.

Kesimpulannya, narasi Presiden Prabowo membubarkan Bea Cukai tidak benar alias hoaks. Video tersebut sudah sudah dilihat sebanyak 15 ribu kali dan ada 220 komentar. Isi komentarnya banyak yang mendukung Presiden Prabowo membubarkan Bea Cukai.

2. Prabowo minta Menkeu pecat pimpinan Bea Cukai bila kerjanya tidak benar

Ilustrasi Cek Fakta (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi Cek Fakta (IDN Times/Aditya Pratama)

Presiden RI Prabowo Subianto pernah meminta agar Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memecat pimpinan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai jika dinilai tidak bisa berkerja dengan baik.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).

"Menteri keuangan kalau pimpinan bea cukai tidak mampu segera diganti. Bagsa dan rakyat menuntut pekerjaan yang cepat jangan kita jadi pemerintah yang santai, pemerintah yang leha-leha, pemerintah yang kumaha engke wae, kita harus jadi pemerintah yang didorong oleh engke kumaha, bukan kumaha engke," kata dia.

3. Jangan mudah percaya unggahan di media sosial

Ilustrasi Cek Fakta (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi Cek Fakta (IDN Times/Aditya Pratama)

Buat sobat millenial dan Gen Z, jangan mudah percaya unggahan di media sosial. Kamu bisa melakukan pencarian dengan berbagai sumber lain.

Misalnya, mengecek di google apakah narasi yang beredar sama dengan yang ada di media nasional. Apabila hal itu tidak ditemukan, bisa dianggap tidak benar informasi yang beredar di media sosial.

Sebab, media sosial dipastikan memberitakan mengenai pengumuman resmi dari pemerintah. Apalagi, pengumuman itu bersifat kebijakan penting atau pembubaran lembaga.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta

Related Articles

See More