Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Eks Penyidik Kritik Pimpinan KPK Terpilih: Tak Ada Masyarakat Sipil

Eks Penyidik Kritik Pimpinan KPK Terpilih: Tak Ada Masyarakat Sipil
Ilustrasi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (IDN Times/Aryodamar)
  • Eks Penyidik KPK kritik Pimpinan dan Dewan Pengawas terpilih karena tak ada perwakilan masyarakat sipil.
  • DPR dinilai tak berkomitmen mereformasi KPK karena memilih Pimpinan KPK bermasalah.
  • Pimpinan KPK terpilih didominasi penegak hukum dan auditor, meminta mereka mundur dari institusi asalnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Eks Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tergabung dalam IM57+ Institute mengkritik Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK terpilih. Salah satunya adalah tak ada perwakilan masyarakat sipil.

"Tidak ada representasi masyarakat sipil dalam komposisi pimpinan Pimpinan KPK yang terpilih. Seluruh Pimpinan KPK yang terpilih mewakili institusi penegak hukum dan auditor," ujar Ketua IM57+ Institute, Lakso Anindito, Kamis (21/11/2024).

  1. 1. DPR dinilai tak ingin mereformasi KPK

    Ilustrasi Gedung DPR Senayan. (IDN Times/Kevin Handoko)
    Ilustrasi Gedung DPR Senayan. (IDN Times/Kevin Handoko)

    Lakso menilai DPR tak berkomitmen mereformasi KPK. Sebab, Pimpinan KPK bermasalah dipilih.

    "Padahal semua sudah menyaksikan bagaimana kiprah pemberantasan korupsi selama Johanes Tanak berada di KPK. Selain potensi catatan etik, tidak ada gebrakan yang dilakukan Johanes Tanak dan bahkan memukul mundur instrumen utama inovasi KPK, yaitu OTT," ujarnya.

    "Ini membuktikan tidak adanya komitmen serius dari Komisi III untuk mengembalikan KPK seperti sediakala," imbuhnya.

  2. 2. Pimpinan KPK terpilih didominasi penegak hukum

    Capim KPK Johanis Tanak saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI. (IDN Times/Amir Faisol)
    Capim KPK Johanis Tanak saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI. (IDN Times/Amir Faisol)

    Pimpinan KPK terpilih didominasi penegak hukum dan sisanya auditor. Lakso meminta mereka mundur dari institusi asalnya.

    "Para pemimpin KPK yang terpilih harus dapat menunjukan loyalitas tunggal dan indepedensi sehingga harus mundur dari institusi asal," ujarnya.

  3. 3. Setyo Budiyanto terpilih jadi Pimpinan KPK

    Setyo Budiyanto (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
    Setyo Budiyanto (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

    Komisi III DPR telah melakukan pemngutan suara calon Pimpinan dan Dewas KPK 2024-2029. Berikut daftarnya:

    Pimpinan KPK

    Setyo Budiyanto
    Fitroh Rohcahyanto
    Ibnu Basuki Widodo
    Johanis Tanak
    Agus Joko Pramono

    Dewas KPK

    Wisnu Baroto
    Benny Mamoto
    Gusrizal
    Sumpeno
    Chisca Mirawati

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More