Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Suhu Makkah 42 Derajat, Kemenhaj: Jangan Habis Tenaga Sebelum Wukuf

Suhu Makkah 42 Derajat, Kemenhaj: Jangan Habis Tenaga Sebelum Wukuf
Petugas Nusuk Arab Saudi memimpin barisan jemaah haji dari terminal haji bandara King Abdulaziz Jeddah menuju bus (Dok. MCH 2026)
Intinya Sih
  • Kemenhaj RI dan Arab Saudi sepakat menindak tegas praktik haji ilegal dengan membentuk Satgas Pencegahan dan Penegakan Hukum Haji Nonprosedural demi melindungi jemaah dari risiko visa non-haji.
  • Suhu ekstrem hingga 42 derajat Celsius di Makkah membuat Kemenhaj mengimbau jemaah menjaga stamina, batasi aktivitas luar ruangan, serta fokus pada ibadah wajib menjelang puncak haji di Armuzna.
  • Hingga 10 Mei 2026, sebanyak 125.243 jemaah Indonesia telah tiba di Arab Saudi, sementara tercatat 23 jemaah wafat dan 67 lainnya masih dirawat intensif akibat gangguan kesehatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makkah, IDN Times – Kemenhaj RI kembali menyoroti maraknya tawaran berhaji menggunakan visa non-haji (seperti visa ziarah atau turis). Juru Bicara Kemenhaj RI, Ichsan Marsha, menegaskan bahwa pemerintah Indonesia dan Arab Saudi sepakat untuk menindak tegas praktik ilegal tersebut. Berhaji tanpa visa resmi sangat berisiko karena jemaah berada di luar sistem pelindungan negara.

Untuk memberantas hal ini, Kemenhaj telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penegakan Hukum Haji Nonprosedural. "Satgas ini melibatkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Bareskrim Polri untuk melindungi masyarakat dari praktik pemberangkatan haji ilegal dan menindak pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan niat suci masyarakat," tegas Ichsan di Makkah.

Sementara itu, penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M telah memasuki hari ke-20 pada Minggu (10/5/2026). Ratusan ribu jemaah haji Indonesia kini mulai memadati Kota Makkah untuk bersiap menghadapi fase puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Di tengah kelancaran arus kedatangan jemaah, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI juga memberikan peringatan ancaman cuaca ekstrem yang bisa menguras fisik jemaah sebelum waktunya.

1. Suhu Tembus 42 Derajat, Jangan Habiskan Tenaga Sebelum Puncak Haji

Jemaah haji Indonesia menggunakan kursi roda berdoa dan melaksanakan shalat sunnah menghadap Kabah di Masjidil Haram, Mekkah.
Para jemaah haji Indonesia, di kursi roda, melaksanakan shalat sunnah dan berdoa menghadap ke arah Kabah seusai menyelesaikan tawaf di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Rabu (6/5/2026). Dok. MCH 2026

Selain persoalan visa, tantangan terbesar jemaah saat ini adalah suhu ekstrem di Makkah dan Madinah yang berkisar antara 38 hingga 42 derajat Celsius. Ichsan mewanti-wanti jemaah agar menahan diri dari aktivitas luar ruangan yang tidak mendesak di siang hari, terutama bagi jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan yang memiliki penyakit bawaan.

"Puncak haji adalah fase ibadah yang sangat membutuhkan stamina. Jangan sampai tenaga habis sebelum waktunya," imbau Ichsan. Ia menyarankan jemaah untuk fokus pada ibadah wajib, memperbanyak minum air putih, dan segera melapor ke petugas medis siaga 24 jam jika merasakan keluhan sekecil apa pun.

2. Update Kedatangan: 125 Ribu Jemaah Tiba di Arab Saudi

Petugas PPIH membantu jemaah haji Indonesia dengan mendorong kursi roda di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.
Petugas PPIH mendorong kursi roda yang digunakan jemaah haji Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah (10/05/2026) (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)

Secara statistik, alur pergerakan jemaah terpantau lancar. Hingga Minggu (10/5/2026), total 125.243 jemaah dan 1.289 petugas yang tergabung dalam 323 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan dari Tanah Air.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 78.946 jemaah (204 kloter) dari Madinah telah tiba di Makkah. Sementara itu, untuk kedatangan gelombang kedua yang mendarat di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, tercatat sudah ada 17.861 jemaah (47 kloter) yang tiba. Terdapat pula 3.266 jemaah haji khusus yang sudah berada di Arab Saudi. Khusus bagi jemaah gelombang kedua, Kemenhaj kembali mengingatkan agar kain ihram sudah dikenakan sejak di embarkasi keberangkatan demi kelancaran proses miqat.

3. Kabar Duka, Total 23 Jemaah Wafat di Tanah Suci

Seorang pria berdiri di podium dengan latar belakang logo dan tulisan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.
Juru Bicara Kemenhaj RI, Ichsan Marsha (Dok. MCH 2026)

Di tengah padatnya operasional, Kemenhaj juga membawa kabar duka. Hingga saat ini, tercatat ada 67 jemaah yang masih harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Arab Saudi akibat gangguan kesehatan.

Selain itu, terdapat penambahan tiga jemaah yang wafat pada Sabtu (9/5/2026). Mereka adalah Rodiyah Wayan (SOC 3), Kamariah Dul Tayib (SUB 8), dan Nursidah Sinrang Sijarra (UPG 5). Dengan tambahan ini, total jemaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi mencapai 23 orang.

"Kami mendoakan seluruh jemaah yang wafat mendapatkan husnul khatimah dan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kekuatan dan ketabahan," pungkas Ichsan, menutup keterangannya dengan pesan agar seluruh jemaah tetap mengedepankan keselamatan dan ketertiban.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogie Fadila
EditorYogie Fadila
Follow Us

Related Articles

See More