Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Erick Thohir: Awal Saya Menjabat Ada 159 Korupsi di Kementerian BUMN

Erick Thohir: Awal Saya Menjabat Ada 159 Korupsi di Kementerian BUMN
Default Image IDN
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan ada banyak kasus korupsi di Kementeriannya ketika awal menjabat. Hal tersebut ia ungkapkan dalam acara penandatangan kerja bersama antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan 27 BUMN yang disiarkan virtual.

"Saya di awal pada saat bekerja, tentu ketika buka data mengenai kasus hukum yang ada di Kementerian BUMN itu jumlahnya luar biasa banyak 159 waktu itu, dan yang menjadi tersangka kurang lebih 53," ujar Erick pada Selasa (2/3/2021).

  1. 1. Kementerian BUMN dan KPK lakukan kerja sama

    default-image.png
    Default Image IDN

    Hal tersebut membuat Erick sebagai pimpinan BUMN yang baru berpikir bahwa Kementerian yang dipimpinnya harus mengintrospeksi diri dibanding menyalahkan yang kena kasus. Sebab, ia yakin dengan perbaikan sistem BUMN bisa meminimalisir kasus tersebut.

    Erick juga melibatkan KPK untuk mendorong transparansi dan mencegah korupsi di lingkungan Kementerian BUMN. Hal itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja bersama antara KPK dengan 27 BUMN terkait pengaduan dalam upaya pemberantasan tindak pidaka korupsi lewat whistleblowing system terintegrasi.

    "Kami ingin menghilangkan proses-proses yang tidak transparan terutama tadi antara penugasan dan korporasi yang harus dilakukan secara transparan. Tentu gak cukup di situ sebagai laporan, kami terus perbaiki proses daripada pelaporan secara transparan," ujarnya.

  2. 2. KPK sebut pemberantasan korupsi harus bersinergi

    default-image.png
    Default Image IDN

    Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, pemberantasan korupsi tidak bisa dilakukan oleh satu lembaga. Karen itu, pemberantasan korupsi harus dilakukan dengan bersinergi dengan lembaga lain.

    "Berbicara sinergi, maka pagi hari ini kami terima kasih kepada pak Menteri BUMN yang telah bersedia mengajak menghadirkan 27 anak perusahaan BUMN, dan dua di antaranya pada 20 Desember 2020 lalu telah tanda tangan kesepakatan kerja sama terkait dengan whistleblowing system," ucap Firli.

  3. 3. Ada 27 BUMN yang ikut menandatangani kerja sama dengan KPK

    Logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terpasang di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020) (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
    Logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terpasang di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020) (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

    Terdapat 27 BUMN yang menandatangani perjanjian kerjasama dengan KPK pada hari. Berikut daftarnya:

    1. Bank Mandiri
    2. Bank Rakyat Indonesia
    3. Bank Negara Indonesia
    4. Bank Tabungan Negara
    5. PT Taspen
    6. Pertamina
    7. PLN
    8. Jasa Marga
    9. PT Telkom Indonesia
    10. PT INTI
    11. PT Adhi Karya
    12. PT Waskita Karya
    13. PT Wijaya Karya
    14. PT Hutama Karya
    15. PT Pembangunan Perumahan
    16. PT Garuda Indonesia
    17. PT Pelabuhan Indonesia I
    18. PT Pelabuhan Indonesia II
    19. PT Angkasa Pura I
    20. PT Bahana Pembina Usaha Indonesia
    21. PT Perusahaan Pengelola Aset
    22. PT Indonesia Asahan Alumunium
    23. PT Kereta Api Indonesia
    24. PT Krakatau Steel
    25. PT Pupuk Indonesia
    26. PT Semen Indonesia
    27. Perhutani
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More