Jakarta, IDN Times - Garuda Indonesia memperbarui koleksi inflight entertainment (IFE) dengan menghadirkan lebih dari 100 konten hiburan baru pada setiap siklus. Pembaruan tersebut mencakup film, serial televisi, podcast, dan musik.
Garuda Indonesia Hadirkan 100 Konten Hiburan Baru Tiap 2 Bulan

Garuda Indonesia mempercepat pembaruan inflight entertainment dari tiga bulan menjadi dua bulan, dengan lebih dari 100 konten baru tiap siklus dan total lebih dari 300 pilihan.
Periode Oktober–November 2026 menghadirkan film, serial, podcast, serta musik nasional dan internasional, termasuk One Battle After Another, Supergirl, Taylor Swift, dan Billie Eilish.
Wireless IFE berbasis perangkat pribadi tersedia di sedikitnya 14 armada Boeing dan Airbus; akses hiburan juga tersedia melalui layar kursi sesuai jenis pesawat.
Maskapai nasional tersebut juga mempercepat siklus pembaruan konten dari sebelumnya setiap tiga bulan menjadi dua bulan. Dengan pembaruan tersebut, tersedia lebih dari 300 pilihan konten hiburan yang dapat diakses penumpang melalui fasilitas hiburan di dalam pesawat.
1. Ada film dan musik baru pada Oktober-November

Potret maskapai Garuda Indonesia (unsplash.com/aldrinrachmanpradana) Untuk periode Oktober-November 2026, koleksi IFE Garuda Indonesia mencakup sejumlah film seperti One Battle After Another, Supergirl, dan The Bride.
Selain film, penumpang dapat mengakses berbagai serial televisi, podcast, serta musik dari musisi nasional dan internasional. Beberapa di antaranya adalah KIM, Pee Wee Gaskins, Abdul & The Coffee Theory, Taylor Swift, Billie Eilish, hingga Kacey Musgraves.
Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro mengatakan pembaruan konten merupakan bagian dari pengembangan layanan di dalam pesawat.
“Transformasi Garuda Indonesia kami wujudkan melalui peningkatan layanan yang semakin dekat dengan kebutuhan pengguna jasa. Pembaruan konten yang lebih cepat dan pengembangan akses hiburan merupakan bagian dari upaya tersebut. Kami ingin penumpang, termasuk mereka yang rutin terbang bersama Garuda Indonesia, dapat menemukan pilihan baru yang membuat perjalanan terasa semakin nyaman dan menyenangkan.”
Menurut Thomas, optimalisasi IFE menjadi bagian dari upaya perusahaan menyesuaikan fasilitas di dalam pesawat dengan preferensi pengguna jasa.
“Setiap penumpang memiliki cara sendiri untuk menikmati penerbangan. Karena itu, kami terus mengembangkan pilihan konten sekaligus kemudahan aksesnya, baik melalui layar kursi maupun perangkat pribadi. Bagi kami, keberhasilan transformasi juga tercermin dari bagaimana setiap peningkatan layanan dapat dirasakan manfaatnya dalam perjalanan,” ujar Thomas.
2. Wireless IFE tersedia di 14 armada

Potret kursi kelas ekonomi maskapai Garuda Indonesia (garuda-indonesia.com) Selain melalui layar kursi atau seatback entertainment, Garuda Indonesia juga mengembangkan layanan Wireless IFE yang kini tersedia di sedikitnya 14 armada. Layanan tersebut mencakup pesawat Boeing 737-800NG, Boeing 737-8 MAX, dan Airbus A330-900neo.
Mengusung konsep Bring Your Own Device (BYOD) yang diperkenalkan sejak 2024, Wireless IFE memungkinkan penumpang mengakses konten hiburan menggunakan perangkat pribadi seperti smartphone, tablet, maupun laptop.
Ketersediaan fasilitas dan pilihan konten menyesuaikan jenis pesawat yang dioperasikan. Dengan demikian, penumpang dapat mengakses hiburan melalui layar kursi pada pesawat yang memiliki fasilitas tersebut atau menggunakan perangkat pribadi melalui Wireless IFE.
3. Pembaruan IFE dilakukan setiap dua bulan

Ilustrasi kursi kelas ekonomi maskapai Garuda Indonesia (garuda-indonesia.com) Percepatan siklus pembaruan dari tiga bulan menjadi dua bulan membuat koleksi hiburan di dalam pesawat diperbarui lebih sering. Thomas mengatakan pengembangan IFE akan terus diselaraskan dengan masukan pengguna jasa dan perkembangan teknologi.
“Setiap penumpang memiliki cara sendiri untuk menikmati penerbangan. Karena itu, kami terus mengembangkan pilihan konten sekaligus kemudahan aksesnya, baik melalui layar kursi maupun perangkat pribadi.”
Pengembangan tersebut dilakukan melalui dua kanal, yakni layar hiburan di kursi dan Wireless IFE. Ketersediaan masing-masing fasilitas bergantung pada pesawat yang digunakan. Garuda Indonesia menyatakan pembaruan IFE akan terus dikembangkan sebagai bagian dari transformasi layanan di dalam kabin. (WEB)




















