Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gebrak Pagi, 1.420 Personel Dishub Disiagakan di 90 Titik Macet

3 min read
Gebrak Pagi, 1.420 Personel Dishub Disiagakan di 90 Titik Macet
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin memimpin penertiban parkir liar di Kawasan Cawang/ dok Dishub DKI
  • Dishub DKI Jakarta memulai Gebrak Pagi pada 12 Oktober 2026 dengan mengerahkan 1.420 personel di 90 titik kepadatan lalu lintas di lima wilayah kota administrasi.
  • Program berlangsung setiap Senin, Selasa, dan Kamis pukul 06.30–08.00 WIB, melibatkan kepala dinas hingga staf untuk memantau hambatan dan memperkuat koordinasi di lapangan.
  • Personel ditempatkan di ruas prioritas, termasuk sekitar proyek galian Jakarta Pusat, sementara masyarakat diminta mematuhi aturan, tidak parkir sembarangan, dan mengikuti arahan petugas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memulai program Gerakan Bersama Atasi Kemacetan Pagi (Gebrak Pagi) pada Senin (12/10/2026). Sebanyak 1.420 personel Dishub akan diterjunkan ke 90 titik prioritas kepadatan lalu lintas di lima wilayah kota administrasi Jakarta.

Program ini memperkuat pengendalian lalu lintas melalui kehadiran langsung pejabat dan jajaran Dishub di lapangan pada jam sibuk pagi. Gebrak Pagi mengusung semangat "Hadir di Jalan, Hadirkan Kelancaran".

"Program tersebut menjadi upaya memperkuat respons terhadap persoalan lalu lintas melalui pemantauan langsung dan koordinasi di lapangan," ucap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, dalam keterangan.

  1. 1. Kepala Dinas sampai staf turun ke jalan

    Dishub DKI mengatur Parkir Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang.
    Dishub DKI mengatur Parkir Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang. (Dok. Pemprov DKI)

    Gebrak Pagi dilaksanakan setiap Senin, Selasa, dan Kamis, pukul 06.30–08.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan pejabat struktural mulai dari kepala dinas, wakil kepala dinas, pejabat eselon III dan IV, staf, hingga Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).

    "Kami ingin memastikan para pejabat turut melihat langsung kondisi lalu lintas, mengidentifikasi hambatan, dan memperkuat koordinasi penanganan sesuai kebutuhan di lapangan. Tujuannya mendukung perjalanan masyarakat yang lebih lancar, aman, dan nyaman," kata Budi.

  2. 2. Personel ditempatkan di titik macet

    IMG_20251118_130329.jpg
    Jalan macet saat hujan di Cawang, Selasa (18/1102025)/ IDN Times Dini Suciatiningrum

    Dalam pelaksanaannya, personel Dishub akan ditempatkan di sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas kepadatan, termasuk kawasan proyek galian yang berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas.

    Jakarta Pusat, misalnya, sebanyak 24 personel akan ditempatkan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman-Jalan MH Thamrin, simpang Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Budi Kemuliaan, hingga Jalan MH Thamrin sampai Dukuh Atas.

    Sebanyak 11 personel juga akan ditempatkan di sekitar proyek galian Jalan Cideng Timur dan Cideng Barat. Sementara itu, 18 personel akan bertugas di sekitar proyek galian Jalan Tanah Abang 1 dan 2, Jalan Kesehatan, serta Jalan Abdul Muis.

    Penempatan lainnya mencakup delapan personel di sekitar proyek galian Jalan Musi dan Jalan Biak, 12 personel di kawasan Jalan Kebon Sirih dan Jalan Medan Merdeka Selatan, serta 10 personel di sekitar Jalan Tarakan dan Jalan Balikpapan. Di titik-titik tersebut, personel Dishub akan memantau kondisi lalu lintas dan membantu mengurai kepadatan sesuai kebutuhan di lapangan.

  3. 3. Masyarakat diminta patuhi aturan

    WhatsApp Image 2025-10-05 at 7.44.10 AM.jpeg
    Situasi jalan menuju Monas macet luar biasa karena ada HUT TNI (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

    Budi menambahkan, pelaksanaan Gebrak Pagi diatur melalui penjadwalan dan pembagian tugas. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat serta agenda kedinasan lainnya tetap berjalan sebagaimana mestinya.

    Dishub DKI Jakarta juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga kelancaran lalu lintas dengan mematuhi aturan, tidak berhenti atau parkir sembarangan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

    "Melalui Gebrak Pagi, Dishub DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk hadir langsung di tengah masyarakat guna mendukung mobilitas Jakarta yang lebih lancar, aman, dan nyaman," ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More