Gempa NTT Rusak Rutan Ruteng, Kemenimipas Siapkan RAB

- Gempa Flores pada 15 Agustus 2026 merusak berat sejumlah bagian Rutan Kelas IIB Ruteng di Kabupaten Manggarai.
- Kemenimipas menyiapkan kebutuhan penanganan dan RAB setelah penilaian kerusakan bangunan.
- Bantuan bagi warga dan jajaran terdampak mencakup 20 ton beras, selimut, bahan pangan, obat-obatan, dan multivitamin.
Jakarta, IDN Times - Gempa yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026, menyebabkan sejumlah bagian Rutan Kelas IIB Ruteng, Kabupaten Manggarai, mengalami kerusakan berat. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menyiapkan tindak lanjut pembangunan kembali bagian bangunan yang rusak.
“Pemantauan akan terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan penanganan dan pemulihan pascabencana dapat segera ditindaklanjuti secara tepat dan terkoordinasi. Kami ingin memastikan jajaran, warga binaan, dan masyarakat yang terdampak bencana tidak sendiri dalam menghadapi kondisi ini,” ujar Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, dikutip Sabtu (5/9/2026).
Table of Content
1. Rutan Ruteng Flores mengalami kerusakan berat dampak gempa

Dirjenpas Mashudi meninjau kondisi Rutan Ruteng yang terdampak gempa sekaligus menyerahkan bantuan bagi masyarakat dan jajaran terdampak (Dok/Kemenimipas) Mashudi bersama jajaran Kanwil Ditjenpas NTT meninjau langsung kondisi Rutan Ruteng pada Kamis, 3 September 2026. Ditjenpas sebelumnya telah menurunkan tim untuk melakukan asistensi dan penilaian tingkat kerusakan bangunan akibat gempa.
Berdasarkan penilaian awal, sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan berat, dan membutuhkan pembangunan kembali.
“Kondisi Rutan Ruteng membutuhkan dukungan dan tindak lanjut, terutama pada bagian bangunan yang terdampak gempa,” ujar Kepala Kanwil Ditjenpas NTT Decky Nurmansyah.
2. Kemenimipas siapkan kebutuhan pembangunan

ilustrasi bangunan runtuh akibat gempa bumi (pixabay.com/G.C.) Hasil penilaian kerusakan akan ditindaklanjuti melalui penyusunan kebutuhan penanganan dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Mashudi meminta Direktorat Sarana, Prasarana, dan Pelayanan Pemasyarakatan segera menindaklanjuti kebutuhan sarana dan prasarana Rutan Ruteng.
“Kami akan terus berkoordinasi dan menyampaikan kondisi di lapangan agar penanganannya dapat segera dilakukan,” kata Decky.
3. Bantuan 20 ton beras disalurkan

Dirjenpas Mashudi meninjau kondisi Rutan Ruteng yang terdampak gempa sekaligus menyerahkan bantuan bagi masyarakat dan jajaran terdampak (Dok/Kemenimipas) Selain meninjau rutan, Kemenimipas menyalurkan bantuan bagi masyarakat dan jajaran yang terdampak gempa Flores. Bantuan berasal dari donasi jajaran Kemenimipas dan diberikan kepada masyarakat, pegawai Rutan Ruteng, Warga Binaan beserta keluarga, serta pihak terdampak di Kantor Imigrasi Kelas II Labuan Bajo.
Bantuan meliputi 20 ton beras, 2.000 selimut, 1.000 liter minyak goreng, 1.000 kilogram gula pasir, 1.000 tray telur, 1.000 dus mi instan, obat-obatan, multivitamin, serta bantuan DWP Kemenimipas dan PIPAS.

















