Gibran Effect Dinilai Pengaruhi Keunggulan Prabowo-Gibran di 2024

Jakarta, IDN Times - Pasangan capres-cawapres nomor urut dua, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka saat ini unggul di Pemilu 2024 berdasarkan quick count beberapa lembaga survei serta real count KPU.
Keduanya diketahui memimpin di angka kisaran 57 persen. Kemenangan ini, memungkinkan mereka untuk mengamankan posisi tanpa perlu melalui putaran kedua.
1. Keunggulan paslon nomor urut dua dinilai karena Gibran effect

Gibran Rakabuming tiba di Kertanegara pada Jumat (23/2/2024). (IDN Times/Irfan Fathurohman) Direktur Strategis Pusat Penerangan Politik (Puspenpol), Adrian Zakhary menilai bahwa salah satu faktor yang membuat paslon itu unggul karena keberadaan Gibran. Dia menyebut fenomena itu sebagai "Gibran Effect".
“Gibran menjadi pemantik pemilih untuk memutuskan memilih Prabowo-Gibran saat hari pencoblosan,” kata Adrian dalam keterangannya di Jakarta pada Rabu (28/2/2024).
Adrian juga menyoroti bagaimana Gibran, meski sempat mendapat serangan negatif, berhasil memperlihatkan kapasitasnya sebagai calon pemimpin muda yang cerdas, berprestasi, sukses, dan penuh empati selama kampanye.
“Selama kurang lebih 3 bulan kemarin sosok Gibran yang mendapat berbagai serangan negatif justru mampu tampil dengan baik selama kampanye dan berhasil memunculkan sosoknya yang organik sebagai anak muda yang cerdas, berprestasi, sukses dan memiliki empati tinggi,” sambungnya.
2. Kunjungan Gibran ke daerah gaet elektoral anak muda

Capres nomor urut dua, Gibran Rakabuming Raka saat memberikan arahan ke relawan jelang hari pencoblosan di Kawasan Jakarta Selatan (5/2/2024). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa) Adrian juga menilai bahwa hal tersebut dapat dibuktikan dari berbagai program kampanye yang dilakukan oleh Gibran, seperti program Gibran Mendengar hingga kunjungan ke daerah-daerah.
Hal ini tentu menarik perhatian dan dukungan anak muda, menjadikan kemenangan pasangan Prabowo-Gibran sebagai sebuah realitas.
“Gibran kunjungan ke daerah yang mampu memikat anak muda degan program Gibran mendengar atau gimmick Gibran,” ungkap dia.
Gibran effect juga disebut bisa menjadi penentu tren dalam politik Indonesia ke depan, mengubah cara kandidat menggaet pemilih muda dan swing voters, serta mengaktivasi silent majority.
“Gibran Effect akan menjadi trendsetter perpolitikan di Indonesia kedepan, bagaimana mengkonversi pemilih muda dan swing voters, serta mengaktivasi silent majority,” ungkap dia.
3. Gibran effect juga pengaruhi dukungan di TikTok

ilustrasi handphone, TikTok (freepik) Lebih lanjut, Adrian juga menuturkan bahwa keberhasilan Gibran effect juga karena dukungan masyarakat yang begitu besar melalui media sosial seperti TikTok. Hal ini juga ternyata menyebabkan banyak generasi muda yang akhirnya menilai bahwa sosok Gibran mewakili generasi mereka.
“Keberhasilan Gibran Effect juga ditopang oleh besarnya dukungan masyarakat melalui platform media sosial, terutama TikTok,” imbuhnya.






















