TOP 5: Kamaruddin Simanjuntak Meninggal hingga Demo Karhutla

- Advokat senior Kamaruddin Simanjuntak meninggal dunia. Ia dikenal sebagai kuasa hukum keluarga Brigadir J dan kerap menangani perkara besar serta menyuarakan keadilan.
- Pemerintah menggelar rapat koordinasi lintas kementerian untuk menangani karhutla melalui pemadaman, personel gabungan, modifikasi cuaca, dan penegakan hukum terhadap pemicu kebakaran.
- BEM UI di Kalimantan Tengah serta aliansi mahasiswa di Jakarta menggelar aksi terkait karhutla, ekonomi, pendidikan, demokrasi, dan tuntutan perlindungan kesehatan bagi warga terdampak asap.
Jakarta, IDN Times - Beragam isu hangat mewarnai pemberitaan nasional yang paling banyak menyita perhatian publik. Mulai dari kabar duka atas meninggalnya advokat senior Kamaruddin Simanjuntak, hingga langkah pemerintah dalam merespons ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah.
Di sisi lain, gelombang protes dan aksi mahasiswa terus menyuarakan kritik sosial terkait isu lingkungan, pendidikan, dan kebijakan ekonomi. Aksi nyata mahasiswa BEM UI bersama berbagai elemen kampus menyerukan tuntutan mendesak, agar krisis lingkungan serta kondisi tata kelola negara segera ditangani secara serius.
Berikut deretan lima artikel yang paling banyak dibaca pembaca selama Senin (19/10/2026) yang terangkum dalam #BeritaHariIni.
1. Kamaruddin Simanjuntak meninggal dunia, pernah jadi pengacara Brigadir J
Kabar duka datang dari dunia hukum Indonesia atas berpulangnya advokat senior Kamaruddin Simanjuntak. Nama Kamaruddin dikenal luas publik saat menjadi kuasa hukum keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dalam kasus pembunuhan berencana yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo. Keberanian dan kelugasannya selama mengawal kasus tersebut meninggalkan jejak mendalam dalam sejarah penegakan hukum tanah air.
Kepergian almarhum menyisakan duka mendalam bagi rekan sejawat dan masyarakat yang mengagumi kegigihannya membela keadilan. Sepanjang kariernya, Kamaruddin kerap menangani berbagai perkara hukum besar dan dikenal pantang menyerah dalam menyuarakan kebenaran. Berbagai ungkapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai pihak untuk mengenang jasa dan dedikasinya di dunia hukum Indonesia.
2. Dudung panggil sejumlah menteri, rakor perdana fokus tangani karhutla
Pemerintah bergerak cepat mengantisipasi lonjakan titik panas dan krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian meluas. Dalam rapat koordinasi perdana, Dudung memanggil sejumlah menteri dan kepala lembaga terkait guna menyusun langkah taktis mitigasi krisis lingkungan ini. Langkah koordinasi lintas kementerian ini dilakukan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan optimal dan terpadu.
Fokus utama rakor ini mencakup percepatan pemadaman titik api, pengerahan personil gabungan, hingga penyiapan teknologi modifikasi cuaca di wilayah rawan. Selain langkah darurat, pemerintah juga menekankan pentingnya penegakan hukum tegas terhadap pihak korporasi maupun individu yang terbukti memicu bencana asap yang merugikan kesehatan masyarakat.
3. BEM UI demo di kantor Gubernur Kalteng, Ini 9 tuntutan yang dibawa
Massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah. Aksi ini disuarakan sebagai bentuk solidaritas dan desakan nyata terhadap penanganan krisis ekologis yang memburuk akibat karhutla di kawasan tersebut. Mahasiswa menyoroti lambatnya penanganan bencana yang terus berdampak buruk pada kualitas udara dan kesehatan warga.
Dalam aksinya, BEM UI menyuarakan sembilan tuntutan utama yang ditujukan kepada pemerintah daerah maupun pusat. Point tuntutan tersebut meliput penetapan status bencana nasional untuk karhutla, penindakan hukum tegas bagi perusahaan pembakar hutan, hingga jaminan layanan kesehatan gratis bagi warga terdampak kabut asap.
4. 10 Fakta terbaru karhutla di Indonesia dan dampaknya
Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia kembali menjadi sorotan tajam setelah ribuan hektar lahan terdegradasi dan menimbulkan dampak lintas daerah. Data terbaru menunjukkan peningkatan signifikan jumlah titik panas di wilayah Kalimantan dan Sumatra. Kondisi ini memperburuk kualitas udara di sejumlah kota besar dan memicu gangguan pernapasan massal pada warga sekitar.
Dampak karhutla tidak hanya merusak ekosistem dan keanekaragaman hayati, tetapi juga memukul perekonomian warga serta melumpuhkan aktivitas persekolahan. Perlindungan terhadap kawasan hutan alam dan evaluasi menyeluruh atas izin konsesi lahan dinilai mendesak untuk mencegah bencana berulang setiap tahunnya.
5. Demo mahasiswa di Tugu Tani besok, bawa isu ekonomi hingga karhutla
Aliansi mahasiswa dari berbagai universitas yang tergabung dalam Komite Sadar bersiap menggelar aksi massa di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026). Aksi ini diawali dengan kegiatan simbolik di Tugu Proklamasi sebelum bergerak menuju lokasi utama. Konsolidasi gerakan ini dihimpun berdasarkan survei keresahan masyarakat terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demokrasi saat ini.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa sejumlah isu krusial seperti mahalnya harga bahan pokok, tingginya biaya pendidikan, keterbatasan kebebasan berpendapat, hingga penanganan karhutla. Mereka mendesak pemerintah untuk mendengarkan aspirasi rakyat dan mengambil langkah nyata dalam menyelesaikan persoalan krisis lingkungan serta perbaikan tata kelola ekonomi nasional.























