Hendropriyono Tegaskan Tak Ada Gerakan Gulingkan Pemerintah yang Sah

- Hendropriyono menegaskan dirinya dan orang terdekat tidak terlibat dalam aksi menggulingkan pemerintahan sah serta menyebut tuduhan tersebut sebagai hoaks dan fitnah.
- Ia menekankan pentingnya menjaga keutuhan Republik Indonesia, stabilitas nasional, serta mengajak masyarakat memverifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
- Hendropriyono menyatakan perbedaan pandangan politik antar anggota keluarga adalah hal wajar dan tidak bisa dijadikan dasar keterkaitan politik.
Jakarta, IDN Times - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), A.M Hendropriyono menegaskan ia dan orang-orang terdekat tidak terlibat dalam rencana aksi penggulingan pemerintah yang sah. Pernyataan itu disampaikan Hendropriyono karena ada orang dekatnya dikait-kaitkan dengan aksi demo mahasiswa yang dilakukan sejak Kamis, 11 Juni 2026.
Selain itu, narasi keterlibatan Hendropriyono beredar di ruang publik usai muncul nama Setyo Sularso. Nama Setyo muncul karena mobil Toyota Fortuner milik adik Setyo, digunakan oleh mantan Ketua Badan Eksekutkf Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada, Tiyo Ardianto.
Setyo diketahui merupakan besan dari mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Andika Perkasa. Sedangkan, Andika adalah menantu Hendropriyono.
"Bahwa saya dan orang-orang yang ada di dekat saya, tidak ada yang terlibat. Tidak ada teman-teman maupun keluarga yang tidak mendukung pemerintah," ujar Hendropriyono seperti dikutip dari akun media sosialnya pada Sabtu (20/6/2026).
Ia kembali menegaskan tidak mendukung dan memerintahkan aksi-aksi yang bertujuan menggulingkan pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang sah.
1. Hendro sebut hoaks informasi soal mendukung menggulingkan pemerintah

Lebih lanjut, menurut Hendropriyono, penyampaian pendapat di muka umum harus tetap berada di dalam koridor hukum dan konstitusional. Oleh sebab itu, ia menegaskan informasi yang menyebut dirinya mendukung penggulingan pemerintah adalah hoaks dan fitnah.
Hendropriyono menambahkan persatuan bangsa, ketertiban konstitusi dan keselamatan negara harus selalu ditempatkan di atas kepentingan golongan maupun ambisi politik sesaat.
Ia juga mengatakan bahwa demokrasi hanya dapaf berkembang dengan baik apabila perbedaan disalurkan melalui cara-cara yang damai, beradab dan konstitusional.
2. Hendropriyono menegaskan selalu memegang prinsip menjaga keutuhan negara

Hendropriyono juga menambahkan ia selalu memegang prinsip untuk menjaga keutuhan Republik Indonesia dan stabilitas nasional. Prinsip itu, katanya, dia pegang teguh sejak aktif di dunia militer maupun usai memasuki masa pensiun.
"Sejak dulu, saya dan teman-teman tentara yang sekarang purnawirawan, apalagi yang masih aktif, mengabdikan diri kepada negara dalam berbagai penugasan. Prinsip kami sama, menjaga keutuhan RI yang Pancasilais, UUD 1945 dan stabilitas nasional," kata Hendropriyono.
Ia kemudian meminta masyarakat agar tidak begitu saja percaya terhadap informasi yang beredar di ruang publik. Tiap informasi yang ada, kata Hendropriyono, didorong agar diverifikasi lebih dulu.
"Saya mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap hoaks. Selalu periksa fakta sebelum menyebarkan informasi. Jangan main forward saja," tutur dia.
3. Tiap anggota keluarga bisa punya pandangan politik berbeda

Hal lain yang disampaikan Hendropriyono yaitu pandangan politik atau ideologi antar anggota keluarga merupakan hak pribadi masing-masing. Kedua hal itu tidak bisa disamakan.
"Anak, menantu, saudara, besan maupun kerabat dapaf saja memiliki pandangan politik yang berbeda. Tidak selalu sama," kata Hendropriyono.
Ia menambahkan di dalam politik, setiap orang bertanggung jawab atas sikap dan tindakannya sendiri. Bukan atas hubungan kekeluargaan.
"Kekerabatan tidak identik dengan kesamaan ideologi. Hubungan darah tidak dapat dijadikan bukti adanya hubungan politik. Itu yang harus dipegang kalau memang kita orang yang melek dan intelek," ungkapnya.













![[QUIZ] Tes Pengetahuan Sejarah Indonesia Masa Reformasi, Masih Ingat?](https://image.idntimes.com/post/20250318/quiz-tes-pengetahuan-sejarah-indonesia-masa-reformasi-masih-ingatkah-kamu-2-5f4a648289df145f94c868c762b88975.jpg)




