Hotel Jemaah Haji di Makkah Tersebar di 10 Sektor

- Ihsan Faisal menjelaskan, hotel jemaah haji Indonesia di Makkah tahun 2026 tersebar di lima wilayah utama dengan total sepuluh sektor akomodasi yang menampung berbagai embarkasi.
- Setiap sektor memiliki kantor dan jumlah hotel berbeda, mulai dari 13 hingga 32 hotel per sektor, dengan sektor terbesar berada di Aziziyah yang menampung lebih dari 21 ribu jemaah.
- Bus Salawat beroperasi nonstop 24 jam mengantar jemaah dari halte-halte dekat hotel menuju Masjidil Haram, memastikan mobilitas ibadah tetap lancar sepanjang waktu.
Jakarta, IDN Times - Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi Ihsan Faisal memaparkan, pada musim haji 2026 ini, hotel-hotel tempat jemaah haji menginap di Kota Suci Makkah tersebar di 5 wilayah yakni Shisha, Raudho, Mispalah, Jarwal, dan Aziziyah.
Di wilayah Sisha, lanjut Ihsan, terdapat 32 hotel yang menjadi tempat menginap jemaah haji asal Indonesia, yang masuk dalam sektor 1.
"Di Makkah ini ada 10 sektor, 10 sektor masing-masing mewilayahi ataupun menaungi berbagai jemaah yang berbasis embarkasi. Nah, ini sektor 1 wilayah Shisha ada 32 hotel. Di sektor 1 ini yang jadi kantor sektornya Hotel Taib, Taib Hotel. Kode nomor hotelnya 121, angka pertama menunjukkan sektor, kemudian angka kedua dan seterusnya urutan hotel," ujar Ihsan Faisal memaparkan peta akomodasi jemaah haji 2026 di Kantor Daker Makkah, Arab Saudi, dikutip Minggu (26/4/2026).
1. Sektor 2-10 dan lokasi kantor sektor

Adapun di sektor 2, terdapat 22 hotel jemaah haji Indonesia. Kode kantor sektornya 206, di MR Taqwa Hotel. "Ini juga masih wilayah Shisha yang betul-betul dekat dengan daker," ujarnya.
Selanjutnya di sektor 3 terdapat 19 hotel. Sektor 3 ini menaungi 2 wilayah, yaitu sebagian Shisha dan sebagian Raudho. "Kantor sektornya namanya Moro Al Alami atau Moro Global. Itu kantor sektor 3 ya," ujar Ihsan.
Kemudian sektor 4 yang berada di antara Shisha dan Raudho, terdapat 23 hotel dengan kantor sektor bernama Hotel Oriens. Di sektor 5 terdapat 18 hotel, kantor sektornya di Sopo Tussuruk.
Sedangkan sektor 6 berada di wilayah Jarwal. Di sini ada 13 hotel jemaah. Kantor sektornya di Buruj Al Wahda Hotel. Selanjutnya sektor 7, sektor 8 dan sektor 9 berada di wilayah Mismalah. "Sektor 7, (kode) kantor sektornya 710, Luluan Masyair namanya," kata Ihsan.
Kantor sektor 8 bernama Al-Jabri Hotel. Kemudian sektor 9, kode kantor sektornya 909 di Durot Rahab Hotel. Terakhir sektor 10 terletak diAziziyah, hanya ada satu hotel, namanya Hotel Al-Hidayah.
"Tapi kapasitasnya besar, 21.500 sekian (jemaah). Itu sektor 10. Nah, yang terbesar, dan itu satu sektor, di Aziziyah," ujarnya.
2. Jarak hotel ke halte bus

Adapun Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah berada di wilayah Aziziyah. "Nah, itu di antara peta akomodasi di wilayah Makkah untuk tahun ini," jelasnya.
Terkait jarak hotel ke halte bus, Ihsan memastikan, jaraknya dekat. Menurutnya, halte bus umumnya merupakan hotel yang memiliki kapasitas besar.
"Hotel yang menjadi kantor sektor itu rata-rata menjadi halte. Jadi dari data yang ada sekitar 74-an jumlah halte semua," ujarnya.
3. Bus Salawat layani jemaah haji 24 jam

Adapun bus yang akan mengantarkan jemaah haji Indonesia dari hotel ke Masjidil Haram bernama Bus Salawat. Bus ini beroperasi 24 jam.
"Ya, insyaallah tidak ada henti-hentinya. Para jemaah, silakan ketika akan berangkat ke Masjidul Haram, keluar dari hotelnya masing-masing, ke halte terdekatnya. kalau misalkan sudah ada (Bus Salawat), bisa langsung naik, kalau tidak nanti ada petugas yang mengarahkan," ujar Ihsan.


















