Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Istana Respons Dugaan 41 Politisi Terlibat Skandal MBG Versi Sony Sonjaya

Istana Respons Dugaan 41 Politisi Terlibat Skandal MBG Versi Sony Sonjaya
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto. (IDN Times/Amir Faisol)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Wamensesneg Bambang Eko menanggapi isu dugaan keterlibatan 41 politisi dalam skandal program Makan Bergizi Gratis, namun enggan menjelaskan substansi kasus tersebut.
  • Bambang Eko menyatakan bahwa identitas pihak yang diduga terlibat akan terungkap melalui proses persidangan yang sedang berjalan di pengadilan.
  • Pengacara Sony Sonjaya, Krisna Murti, mengungkap jumlah nama yang diduga terlibat korupsi MBG bertambah dari 26 menjadi 41 setelah pemeriksaan dan konfirmasi bukti pesan WhatsApp oleh penyidik Kejagung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Bambang Eko, menanggapi isu dugaan keterlibatan 41 nama politisi dalam skandal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebelumnya diungkap mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya.

Saat dimintai tanggapan mengenai pernyataan Sony Sonjaya yang menyebut ada kalangan politisi yang terlibat dan jumlah nama yang disebut berkembang menjadi 41 orang, Bambang tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait substansi dugaan tersebut. Menurut dia, informasi mengenai pihak-pihak yang diduga terlibat akan terungkap dalam proses hukum yang sedang berjalan.

“Itu nanti akan terbuka ketika persidangan, ya. Nanti (tunggu) persidangan aja ya, okey makasih ya," kata Bambang di Gedung DPR/MPR RI, Selasa (23/6/2026).

Sebelumnya, pengacara mantan Wakil Kepala BGN, Krisna Murti, menyebut nama-nama yang diduga terlibat kasus tindak pidana korupsi tata kelola MBG kini bertambah. Dari yang semula 26 nama, menjadi 41 orang.

Hal tersebut disampaikan usai Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memanggil dan memeriksa Sony Sonjaya di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis, 18 Juni 2026.

Krisna menjelaskan dalam pemeriksaan itu, penyidik mengonfirmasi langsung kepada Sony terkait berbagai bukti di pesan WhatsApp.

"Jadi, tadi penyidik mengonfirmasi data-data dari pada permintaan titik yang kemarin nama-nama itu. Ya kan diperlihatkan dari handphone klien kami itu, dari HP-nya, ya kan nama-nama itu. Ya 'betul gak, ini minta, ini betul gak minta, di daerah mana saja dia minta'. Dibukainlah tadi WhatsApp-nya, ya kan permintaan terkait itu, titik," kata dia usai mendampingi Sony di lokasi.

"Nah, dari 26 nama yang pernah kami sebut, ada satu orang pas dibuka tadi hasil chat-nya, tabelnya itu terisi sekitar totalnya 41 nama. Jadi totalnya sekarang bertambah jadi totalnya 41 nama," imbuh Krisna.

Share Article
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya

Related Articles

See More