Jelang Rakernas PDIP, Ganjar Sorot Kebebasan Bicara Media dan Publik

- PDIP soroti kebebasan bicara publik dan media
- Rakernas PDIP bahas nilai demokrasi dan pemilihan kepala daerah
- Rakernas berlangsung selama tiga hari di Ancol, Jakarta Utara
Jakarta, IDN Times - Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, mengatakan salah satu isu yang disorot jelang rakernas di Ancol, Jakarta Utara, adalah kebebasan bicara publik dan media. Dijelaskan Ganjar, masalah ini begitu pelik dan telah menimbulkan keluhan di masyarakat.
"Hari ini banyak orang mengeluhkan, kita dengarkan suara masyarakat, mereka mengeluhkan 'kok saya tidak merasa bebas lagi berbicara', media tidak bisa lagi bebas berbicara," ujar Ganjar di Ancol Beach City, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026).
1. PDIP tak ingin nilai demokrasi turun

Ganjar mengatakan hal itu akan dibahas dalam Rakernas yang berlangsung selama tiga hari hingga 12 Januari 2026 nanti. Sebab, PDIP ingin agar nilai demokrasi tak menurun.
"Rasanya itu, perlu kami perjuangkan. Jangan sampai nilai demokrasi kita turun, mestinya kan kualitas demokrasi makin naik. Itu akan kami bicarakan," ujarnya.
2. Wacana kepala daerah dipilih DPRD juga dibahas

Selain itu, Ganjar mengatakan rakernas akan membahas soal wacana sejumlah pihak yang ingin kepala daerah dipilih DPRD. Menurutnya sikap PDIP jelas tak ingin hal itu terjadi.
"Jadi, sikap PDI Perjuangan sangat jelas. Kami dukung pemilihan Kepala Daerah secara langsung," ujarnya.
3. Rakernas PDIP berlangsung tiga hari

PDIP akan menyelenggarakan Rakernas di Ancol, Jakarta Utara. Rakernas digelar selama tiga hari mulai 10 hingga 12 Januari 2026. Juru Bicara PDI Perjuangan, Guntur Romli, mengatakan bahwa Rakernas yang dibuka hari ini di Beach City International Stadium, Ancol, akan menjadi forum strategis untuk membahas penguatan penegakan hukum yang independen. PDI Perjuangan juga menekankan pentingnya edukasi antikorupsi melalui sekolah partai serta transparansi pendanaan politik.
"Langkah ini juga dipandang penting untuk memperbaiki tata kelola di sektor Sumber Daya Alam dan Kehutanan guna mencegah bencana alam, seperti yang terjadi di wilayah Sumatra. PDI Perjuangan berharap penegasan ini menjadi pedoman yang dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab oleh seluruh kader," ujarnya.

















