Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
Breaking News

Jokowi Beberkan Ujian Skripsi 23 Oktober 1985, Wisuda 19 November 1985

3 min read
Jokowi Beberkan Ujian Skripsi 23 Oktober 1985, Wisuda 19 November 1985
Presiden Ketujuh RI, Jokowi menghadiri sidang polemik ijazah di PN Jaktim pada Kamis (5/11/2026) pagi. (IDN Times/Yosafat)
  • Jokowi menjadi saksi dalam sidang dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan dr Tifa di PN Jakarta Timur.

  • Dalam kesaksiannya, Jokowi menyebut ujian skripsi Fakultas Kehutanan UGM berlangsung 23 Oktober 1985, ijazah diterbitkan 5 November 1985, dan wisuda digelar 19 November 1985.

  • Jokowi memperlihatkan ijazah SD hingga S1 kepada majelis hakim, Roy Suryo, pengunjung, dan kamera jurnalis setelah meminta izin dalam persidangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden ketujuh RI Joko "Jokowi" Widodo menjadi saksi dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan dr Tifa. Dalam persidangan, Jokowi menceritakan momen ujian skripsi dan wisuda sarjana di Universitas Gajah Mada.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi usai ditanya jaksa penuntut umum (JPU) di ruang siding Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Jakarta, Kamis (5/11/2026). Awalnya, JPU bertanya kapan Jokowi menyelesaikan skripsi saat kuliah di Fakultas Kehutanan, UGM.

"Jadi ujian skripsi itu pada tanggal 23 Oktober, Yang Mulia. Tahun 1985 Yang Mulia," kata Jokowi saat menjadi saksi di persidangan.

Setelah mendengar jawaban Jokowi, JPU lalu bertanya apakah Presiden ketujuh RI itu mengikuti wisuda kelulusan di Universitas Gajah Mada (UGM). Jokowi mengamini mengikuti wisuda bersama lulusan seluruh fakultas di UGM.

"Wisuda kami ikuti bersama-sama dengan seluruh fakultas di UGM pada tanggal 19 November 1985 di Gedung Purna Budaya Bulaksumur, Yogyakarta," kata Jokowi.

Eks Wali Kota Solo itu menceritakan, ada 14 lulusan Fakultas Kehutanan UGM yang mengikuti wisuda pada 19 November 1985 itu, termasuk dirinya. Jokowi juga menyebutkan sejumlah nama lulusan Fakultas Kehutanan yang mengikuti wisuda bersamanya, seperti Hari Mulyono, Prono Jiwo, Johan Utama, Sri Murtiningsih, Sri Istiningsih, Sri Hardono, Saminuddin Baroritao, Totok Suripto, Widi Nugroho, Sigit Sarjuningtias, dan Wayan Darma.

"Kemudian uang ke-12 ada saya, yang 13 dan 14, saya lupa," kata Jokowi.

Hakim memaklumi Jokowi lupa dua nama terakhir. Hakim lalu meminta JPU melanjutkan pertanyaan.

JPU pun menanyakan kapan ijazah S1 Kehutanan itu diserahkan UGM kepada Jokowi. Jokowi menyebut ijazah itu diterbitkan pada 5 November 1985.

"Ijazah diterbitkan tanggal 5 November 1985 dengan nomor register 11 1120 ditandatangani oleh Rektor UGM saat itu yaitu Profesor Dr. dr. Te Jacob dan oleh Dekan Fakultas Kehutanan saat itu adalah Bapak Profesor Doktor Soenardi Prawirohatmodjo," kata Jokowi.

Sebelumnya, Presiden ketujuh RI Joko "Jokowi" Widodo akhirnya mengeluarkan ijazah sekolah dasar (SD) hingga Strata-1 (S1) saat menjadi saksi dalam sidang kasus pencemaran nama baik mengenai tuduhan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan dr Tifa. Jokowi memperlihatkan sejumlah ijazahnya di depan Roy Suryo.

Awalnya, Jokowi ditemani penasihat hukum berjalan ke arah meja majelis hakim. Roy Suryo didampingi kuasa hukumnya juga berjalan ke arah yang sama. Jokowi lalu memperlihatkan ijazah-ijazah itu kepada majelis hakim dan Roy Suryo.

Setelah itu, Jokowi meminta izin untuk memperlihatkan ijazahnya kepada para pengunjung yang hadir di ruang sidang.

"Kalau diperkenankan, saya mau menunjukkan kepada pengunjung juga, Yang Mulia. Karena saya sudah berjanji untuk menunjukkan ijazah dari SD, SMP, SMA, dan ijazah S-1 saya. Mohon izin, Yang Mulia," kata Jokowi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).

Usai meminta izin, Jokowi berbalik badan ke arah pengunjung dan kamera jurnalis. Jokowi lalu mengangkat sejumlah ijazahnya secara bergantian dengan tangan kanan. Roy Suryo yang berdiri di dekat Jokowi terlihat tertawa saat Jokowi memperlihatkan ijazahnya.

    Related Articles

    See More