Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

KAHMI Khawatir Laporan ke JK Ditunggangi Kepentingan Politik: Bahaya!

KAHMI Khawatir Laporan ke JK Ditunggangi Kepentingan Politik: Bahaya!
Koordinator Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa (KAHMI) Ahmad Doli Kurnia usai bersilaturahmi dengan Jusuf Kalla. (IDN Times/Amir Faisol).
Intinya Sih
  • KAHMI melalui Ahmad Doli Kurnia berharap laporan terhadap Jusuf Kalla soal dugaan penistaan agama tidak dilanjutkan karena dinilai tanpa bukti dan berpotensi memicu konflik antarumat.
  • Doli menilai isu ini bisa ditunggangi kepentingan politik serta mengajak semua pihak menjaga toleransi dan fokus pada tantangan nasional seperti krisis ekonomi, energi, dan pangan.
  • DPP GAMKI bersama 19 ormas Kristen resmi melaporkan Jusuf Kalla ke polisi atas pernyataannya di Masjid UGM yang dianggap menyinggung umat Kristen dan menimbulkan kegaduhan publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Koordinator Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa (KAHMI), Ahmad Doli Kurnia, berharap laporan yang dilayangkan sejumlah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Kristen terhadap Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla terkait dugaan penistaan agama tidak dilanjutkan.

Doli mengatakan tidak ada bukti yang mengarah pada dugaan penistaan agama, termasuk adanya niatan adu domba antarumat beragama dari pidato Jusuf Kalla di Universitas Gajah Mada (UGM) pada 5 Maret 2026 lalu. Hal ini disampaikan Ahmad Doli Kurnia saat ditemui setelah melakukan audiensi bersama Jusuf Kalla di kediamannya, di Jalan Brawijaya 6, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026).

"Kami sebetulnya berharap supaya masalah ini tidak melebar ke mana-mana lah ya, tidak juga masuk ke ranah hukum," kata Doli.

1. Khawatir laporan terhadap JK ditunggangi kepentingan politik

Waketum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia di Komplek Parlemen, Jakarta.  (IDN Times/Amir Faisol)
Waketum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia di Komplek Parlemen, Jakarta. (IDN Times/Amir Faisol)

Doli mempertanyakan rujukan dugaan penistaan agana yang digunakan pelapor terhadap Jusuf Kalla. Dia khawatir kejadian ini dimanfaatkan untuk kepentingan politik tertentu.

Karena itu, dia mengajak semua pihak untuk memberikan perhatian penuh terhadap masalah kebangsaan lainnya. Di samping itu, Indonesia merupakan negara multikultur, yang senantiasa mengedepankan nilai toleransi.

"Nah, jadi sebetulnya rujukan apa yang dipakai oleh temen-temen itu kan? Nah, saya khawatir ini sudah masuk ke ranah politik. Kalau ranah politik nanti makin bahaya ini ya kan," kata dia.

2. KAHMI ajak semua pihak junjung sikap saling menghormati

20260406_165315.heic
Wakil Ketua Baleg DPR RI Ahmad Doli Kurnia. (IDN Times/Amir Faisol).

Dia mengimbau para pihak pelapor untuk mempertimbangkan kembali langkah mereka demi menjaga persatuan nasional. Menurut Doli, energi bangsa seharusnya difokuskan pada tantangan yang lebih besar, seperti dampak konflik global terhadap ekonomi, energi, dan pangan.

"Negara kita ini juga dalam situasi menghadapi perang di Timur Tengah, dampaknya nanti kepada krisis energi, krisis ekonomi, krisis pangan macam-macam," ujar anggota Fraksi Golkar DPR RI itu.

Doli menegaskan, kekuatan Indonesia terletak pada keberagaman dan sikap saling menghormati antarumat beragama. Karena itu, dia berharap polemik ini tidak terus dipersoalkan jika sudah ada klarifikasi dari berbagai pihak.

"Kalau memang sudah ada buktinya dan sudah ada testimoni pernyataan dari tokoh-tokoh agama Kristen, Katolik itu bukan penistaan agama, ya sebaiknya nggak usah diteruskanlah ya demi persatuan bangsa, persatuan bangsa dan negara kita," kata pria yang juga menjabat sebagai Waketum Golkar itu.

3. GAMKI laporkan JK ke polisi terkait penistaan agama

Wakil Presiden ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Wakil Presiden ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) bersama lembaga Kristen dan organisasi kemasyarakatan lainnya melaporkan JK ke polisi. Laporan itu terkait pernyataan Jusuf Kalla di Masjid UGM yang menuai polemik. Setidaknya ada 19 ormas kristen yang turut melaporkan JK.

Pelaporan tersebut khususnya mengacu pada video di link Masjid Kampus UGM, di mana JK membahas soal konflik Poso dan Ambon. Termasuk kaitannya dengan ideologi agama Islam dan Nasrani.

Ketua Umum DPP GAMKI, Sahat Sinurat, menjelaskan, ada tiga poin penting terkait kasus tersebut. Pertama, ditegaskan agama Kristen tidak pernah mengajarkan membunuh umat Muslim bisa masuk surga.

"Pertama, menyatakan bahwa agama Kristen tidak pernah mengajarkan membunuh orang Islam akan syahid masuk surga, justru agama Kristen mengajarkan untuk mengasihi sesama manusia bahkan musuh sekalipun," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/04/2026).

Kedua, pihaknya mengecam keras pernyataan Jusuf Kalla yang menyakiti hati umat Kristen. Sahat menegaskan, narasi yang disampaikan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

"Ketiga, maka bersama ini kami yang terdiri dari berbagai lembaga Kristen dan organisasi masyarakat akan melaporkan Bapak Jusuf Kalla ke Kepolisian RI," kata Sahat.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Related Articles

See More