Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kemendikti: Penutupan Prodi Tak Relevan Jadi Opsi Terakhir

Kemendikti: Penutupan Prodi Tak Relevan Jadi Opsi Terakhir
Lokakarya Pengembangan Optimalisasi Pendapatan Non-Akademik yang digelar Program Revitalisasi Perguruan Tinggi Negeri (PR-PTN) di Aula Gedung A FKIP Universitas Lampung (Dok.Unila)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak

  • Kemdikti Saintek menegaskan penutupan program studi hanya jadi opsi terakhir setelah evaluasi menyeluruh terhadap mutu, keberlanjutan akademik, dan potensi pengembangan prodi.
  • Evaluasi prodi mencakup kualitas pembelajaran, kapasitas dosen, kontribusi keilmuan, serta kebutuhan strategis nasional dengan fokus pada transformasi kurikulum dan kolaborasi riset lintas disiplin.
  • Bidang ilmu dasar, sosial, humaniora, dan nonterapan tetap dijaga perannya sebagai fondasi pengembangan talenta nasional serta pusat inovasi dan solusi bagi masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Plt. Sekretaris Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdikti Saintek), Badri Munir Sukoco, mengatakan, rencana penutupan program studi (prodi) di perguruan tinggi yang dianggap tidak relevan merupakan opsi terakhir usai evaluasi menyeluruh standar mutu dan keberlanjutan akademik yang memadai.

"Kemdikti Saintek menegaskan bahwa penutupan program studi bukanlah pilihan utama. Penutupan hanya menjadi opsi terakhir apabila suatu program studi berdasarkan evaluasi menyeluruh tidak lagi memenuhi standar mutu, tidak memiliki keberlanjutan akademik yang memadai dan tidak dapat lagi dikembangkan melalui langkah-langkah pembinaan atau transformasi,” ujar dia, dikutip Selasa (28/4/2026).

1. Prodi tak semata untuk penuhi kebutuhan industri

Wisuda Universitas Airlangga (dok.Unair)
Wisuda Universitas Airlangga (dok.Unair)

Dia mengatakan, penataan program studi di perguruan tinggi dilakukan secara terukur, komprehensif, dan berbasis kajian menyeluruh. Kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi pendidikan tinggi untuk meningkatkan kualitas, relevansi, dan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan nasional.

Kemdikti Saintek menekankan penataan program studi tidak dimaksudkan untuk menjadikan perguruan tinggi tunduk pada kepentingan industri semata.

2. Melihat berbagai aspek dalam evaluasi program studi

Ilustrasi wisuda
Ilustrasi wisuda (pexels.com/RDNE Stock project)

Dia mengatakan, evaluasi program studi dilakukan bukan hanya dengan melihat aspek peminatan atau serapan kerja, tetapi juga kualitas pembelajaran, kapasitas dosen, keberlanjutan akademik, kontribusi keilmuan, kebutuhan strategis nasional, dan pemerataan pembangunan daerah.

Dalam implementasinya, pendekatan utama yang didorong Kemdikti Saintek adalah transformasi program studi.

"Langkah tersebut mencakup penguatan kurikulum berbasis kompetensi, pembelajaran berbasis proyek, pengembangan program lintas disiplin, skema major-minor, peningkatan kolaborasi riset, serta penyesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan masa depan," kata dia.

3. Bidang keilmuan dasar, sosial, humaniora hingga nonterapan tetap penting

ilustrasi perayaan wisuda
ilustrasi perayaan wisuda (pexels.com/karola g)

Selain itu, kata dia,, bidang keilmuan dasar, ilmu sosial, humaniora, pendidikan, serta bidang nonterapan tetap memiliki posisi penting dalam arsitektur talenta nasional.

"Pemerintah tidak memandang pendidikan tinggi secara sempit sebagai penyedia tenaga kerja, melainkan sebagai pusat pengembangan ilmu, inovasi, kebudayaan, kepemimpinan, dan solusi bagi masyarakat," kata dia.

Sejalan dengan arah kebijakan Diktisaintek Berdampak, pihaknya juga terus mendorong keterkaitan yang sehat antara perguruan tinggi, dunia industri, pemerintah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar lulusan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan pekerjaan, membangun inovasi, dan menjawab tantangan yang ada.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Related Articles

See More