Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Komdigi Buka Suara soal TikTok Mendadak Tak Bisa Live

Ilustrasi aplikasi TikTok
Ilustrasi aplikasi TikTok (unsplash.com/Solen Feyissa)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) angkat bicara terkait TikTok mendadak tak bisa diakses untuk fitur Live di Indonesia. Komdigi menyebut penghentian layanan tersebut merupakan langkah mandiri dari platform tersebut.

“Inisiatif dari TikTok. Ini penjelasan dari TikTok,” ujar Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, kepada IDN Times, Sabtu (31/8/2025) malam.

Alexander mengatakan, pihaknya menghargai keputusan perusahaan media sosial asal Tiongkok tersebut.

“Kami mengapresiasi langkah inisiatif dari TikTok,” katanya.

Meski demikian, Komdigi tidak merinci alasan teknis maupun kebijakan internal yang mendorong TikTok mengambil keputusan itu.

TikTok mengungkapkan dalam keterangan di layarnya bahwa kebijakan ini diambil menyusul meningkatnya eskalasi demonstrasi yang disertai tindak kekerasan di sejumlah wilayah. Hal itu dituliskan dalam keterangan di layar platform.

Saat IDN Times berupaya menekan tombol Live, muncul pengumuman yang menyatakan fitur live sengaja dihentikan sementara waktu, untuk menjaga situasi sekarang.

“Sehubungan dengan meningkatnya kekerasan dalam aksi unjuk rasa di Indonesia, kami mengambil langkah-langkah pengamanan tambahan untuk menjaga TikTok tetap menjadi ruang yang aman dan beradab. Sebagai bagian dari langkah ini, kami secara sukarela menangguhkan fitur TikTok Live selama beberapa hari ke depan di Indonesia," tulis keterangan itu, Sabtu (30/8/2025) malam.

Selain menangguhkan siaran langsung, TikTok juga menegaskan pihaknya akan terus menghapus konten yang melanggar Panduan Komunitas dan memantau situasi yang ada.

Pengguna yang mencoba melakukan siaran langsung, kini hanya bisa menemukan rekaman di menu TikTok Studio. Rekaman Live yang sudah ada dapat diakses selama 30 hari, namun fitur untuk menyiarkan konten secara real-time tidak tersedia hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Keputusan ini menjadi langkah pencegahan agar platform tidak digunakan untuk menyebarkan kekerasan, provokasi, maupun informasi yang berpotensi memperkeruh situasi di lapangan sekarang ini. Hingga kini, belum ada kepastian kapan fitur Live TikTok akan kembali dibuka.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us