Pegawai RSPAU Ditemukan Tewas di Bekasi, Motor hingga Handphone Hilang

- Korban ditemukan tewas dalam kondisi menghitam di kontrakan
- Sejumlah barang korban hilang, termasuk motor, handphone, dan dompet
- Polisi masih melakukan penyelidikan dan autopsi terhadap jasad korban
Bekasi, IDN Times - Seorang pria berinisial NHW (32 tahun) ditemukan tewas di sebuah rumah kontrakan, Jalan Setia 2, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kapolsek Pondok Gede Kompol Bambang Sugiharto menyampaikan, korban yang merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) ditemukan tewas setelah tidak dapat dihubungi oleh rekan kerjanya.
"Rekan kerja korban, SR (30), curiga setelah sebelumnya pada hari Senin, 2 Februari 2026 yang seharusnya korban masuk kerja namun tidak ada kabar dan tidak dapat dihubungi," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (7/2/2026).
1. Korban ditemukan tewas

Bambang mengatakan, SR mencoba mendatangi kontrakan korban pada Rabu (4/2/2026). Namun, saat itu kontrakan korban dalam kondisi terkunci dari dalam. SR pun meminta pemilik kontrakan untuk membuka pintu dengan menggunakan kunci cadangan.
Saat pintu kontrakan dibuka, lanjut Bambang, korban ditemukan tewas dengan kondisi jasad sudah menghitam.
"Setelah pintu terbuka didapati korban sudah meninggal dunia dengan posisi terlentang berselimut dan kondisi tubuh sudah menghitam," katanya.
2. Sejumlah barang korban hilang

Setelah mendapatkan laporan tersebut, lanjut Bambang, pihaknya langsung melakukan olah TKP. Hasilnya, sejumlah barang milik korban tidak ditemukan di lokasi kejadian.
"Barang korban yang hilang ada sepeda motor Honda Vario, dua handphone, dan dompet milik korban," katanya.
3. Polisi masih lakukan penyelidikan

Dia juga menambahkan, jasad korban kini telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi. Selain itu, sejumlah saksi-saksi juga telah diperiksa untuk penyelidikan lebih lanjut.
"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan," kata dia.

















