Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Komisi Anti Korupsi Timor Leste Belajar soal LHKPN ke KPK

Komisi Anti Korupsi Timor Leste Belajar soal LHKPN ke KPK
CAC Timor Leste mengunjungi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (dok.Humas KPK)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • CAC Timor Leste mengunjungi KPK untuk memperkuat koordinasi, bertukar pengalaman, dan mempelajari LHKPN.
  • Kunjungan ini menjadi implementasi nota kesepahaman KPK dan CAC Timor Leste yang ditandatangani pada 14 Januari 2026.
  • Kedua lembaga membahas penguatan kapasitas, transparansi LHKPN, verifikasi, analisis, pelayanan pelapor, serta pengelolaan aset sitaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah benchmarking LHKPN antarnegara penting?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Lembaga Anti-korupsi Timor Leste, Comissão Anti-Corrupção (CAC) Timor Leste, mengunjungi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka datang untuk memperkuat koordinasi antar-lembaga, bertukar pengalaman, hingga memperkuat soal Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang tengah dijalankan Timor Leste.

Direktur PJKAKI KPK, Kartika Handaruningrum, dalam sambutannya menegaskan kunjungan tersebut bermakna strategis bagi KPK dan CAC Timor Leste. Selain sebagai forum pertukaran pengalaman dan praktik baik, kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari nota kesepahaman antara kedua lembaga yang ditandatangani pada 14 Januari 2026 lalu.

1. KPK buka peluang kolaborasi di berbagai hal

IMG-20260807-WA0085.jpg
Direktur PJKAKI KPK, Kartika Handaruningrum (dok.Humas KPK)

Melalui kerja sama kedua lembaga ini, Kartika berharap kegiatan ini tidak berhenti pada benchmarking. Menurutnya, masih banyak peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan, baik dalam bidang pencegahan korupsi, penguatan integritas, maupun kapasitas sumber daya manusia (SDM).

“Ke depan kami berharap akan semakin banyak kolaborasi antara Indonesia dan Timor Leste dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi,” kata Kartika.

2. CAC Timor Leste berharap dapat masukan dari KPK

IMG-20260807-WA0087.jpg
Direktur Pencegahan dan Sosialisasi CAC Timor Leste, António Alves da Cruz (dok.Humas KPK)

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pencegahan dan Sosialisasi CAC Timor Leste, António Alves da Cruz, menyampaikan kunjungannya ke KPK bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan, khususnya dalam bidang transparansi LHKPN. Ia menilai, pelatihan dan sesi berbagi pengalaman ini menjadi bagian penting meningkatkan kualitas sistem yang tengah dikembangkan Timor Leste.

“Kami datang untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman sistem pelaporan harta kekayaan yang sedang dijalankan. Kami berharap mendapat masukan untuk meningkatkan kualitas verifikasi, analisis, dan pelayanan kepada para pelapor,” kata António.

3. CAC Timor Leste dan KPK telah bekerja sama

IMG-20260807-WA0084.jpg
CAC Timor Leste mengunjungi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (dok.Humas KPK)

Sebelumnya, KPK dan CAC Timor Leste menandatangani nota kesepahaman pada 14 Januari 2026 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta guna memperkuat kerja sama pemberantasan korupsi. Adapun kesepakatan ini bertujuan meningkatkan kolaborasi, pengalaman, serta mempererat hubungan kedua lembaga antikorupsi.

Kerja sama terus berkembang melalui berbagai kegiatan pertukaran pengetahuan, salah satunya kunjungan delegasi CAC Timor Leste ke Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Rampasan Negara (Rupbasan) KPK di Cawang, Jakarta, guna mempelajari pengelolaan aset hasil tindak pidana korupsi. Kegiatan ini, sebagai upaya benchmarking terhadap tantangan pengelolaan aset sitaan yang masih dihadapi CAC Timor Leste.

Dengan demikian, melalui benchmarking pendaftaran dan pemeriksaan LHKPN yang melibatkan delegasi CAC Timor Leste dan jajaran Direktorat PP LHKPN KPK, diharapkan dapat mendukung pengembangan sistem pencegahan korupsi yang lebih efektif di Indonesia maupun Timor Leste.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More