Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mahasiswa Trisakti Tanggapi soal Rencana Pimpinan DPR Temui Massa Demo

Mahasiswa Trisakti Tanggapi soal Rencana Pimpinan DPR Temui Massa Demo
Menteri Luar Negeri Kepresidenan Mahasiswa Trisakti Arief Rizquna. (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Kepresma Universitas Trisakti menanggapi rencana pimpinan DPR RI menemui mahasiswa saat demo, namun mempertanyakan keseriusan DPR dalam merealisasikan tuntutan rakyat.
  • Sebanyak 600–700 mahasiswa Trisakti akan ikut aksi bertajuk Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura) di Gedung DPR/MPR RI bersama kampus lain dari Jakarta Barat.
  • Tritura berisi tiga poin utama: pemulihan ekonomi dan politik nasional, pemberantasan inkompetensi pejabat negara, serta pengembalian supremasi sipil di Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kepresidenan Mahasiswa (Kepresma) Universitas Trisakti menanggapi soal rencana pimpinan DPR RI menemui perwakilan mahasiswa yang akan menggelar demo di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (19/06/2026).

Menteri Luar Negeri Kepresma Trisakti, Arief Rizquna, mengatakan, pihaknya belum sama sekali mengetahui informasi tersebut. Namun menurut dia, pihak DPR selalu melakukan hal serupa saat ada aksi demonstrasi.

Dia pun mempertanyakan komitmen DPR mewujudkan tuntutan yang disampaikan mahasiswa.

"Yang ingin kita lihat adalah ketika mereka keluar dan mendengar, apakah yang kita sampaikan benar-benar mereka wujudkan untuk kepentingan rakyat Indonesia hari ini," kata Arief di kawasan Tugu Monumen Tragedi 12 Mei, Universitas Trisakti, Jakarta Barat.

Arief mengatakan, sekitar 700 mahasiswa Universitas Trisakti akan menghadiri demo bertajuk Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura) di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat.

"Sesuai hasil konsolidasi yang kita laksanakan dua hari yang lalu, mahasiswa yang akan hadir, khususnya hari ini, mulai dari titik Trisakti sampai ke sana nanti yang berkonsolidasi dengan kita kurang lebih ada sekitar 600 sampai 700 massa," kata Arief.

Arief mengatakan, Tritura yang akan disuarakan oleh mahasiswa. Pertama, mendesak pemerintah agar segera memulihkan ekonomi dan politik secara nasional. Kedua, berantas inkompetensi dari pejabat negara yang hari ini marak terjadi. Ketiga mengembalikan supremasi sipil.

"Tuntutan yang kita bawa, kita sebut sebagai Tritura atau Tiga Tuntutan Rakyat. Kenapa kita mengklasifikasikan sebagai tiga tuntutan? Karena menurut kami, kalau kita mengklasifikasikan sebuah permasalahan di negara ini, mungkin satu, dua, atau tiga buku pun tidak cukup untuk mengklasifikasikan masalah," kata dia.

"Dari tiga tuntutan tadi, menurut kita mempunyai banyak turunan. Mulai dari yang pertama, ada kita ingin menurunkan BBM, terus juga kita ingin menurunkan bahan pokok, sampai kita ingin membuat bahwa kebebasan masyarakat sipil hari ini itu harus benar-benar ada dan tentu berkaitan dengan supremasi sipil tadi," ujar dia.

Mahasiswa direncanakan mulai bergerak ke titik aksi sekitar pukul 14.00 WIB. Dalam aksi ini, turut tergabung berbagai mahasiswa dari universitas di Jakarta Barat lainnya. Salah satunya, Universitas Esa Unggul.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan, rencana bertemu dengan mahasiswa yang menggelar saksi. Menurut dia, pimpinan DPR akan menerima perwakilan mahasiswa yang datang menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi.

"Besok memang ada rencana ditemui oleh pimpinan DPR kok," kata Dasco kepada jurnalis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/06/2026).

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
Eddy Rusmanto
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari

Related Articles

See More