Dukcapil Ungkap 5 Nama Artis Luar Terbanyak Dipakai Gen Z, Ada Justin Bieber

- Dukcapil mencatat nama artis internasional populer dipakai penduduk, terutama Gen Z dan Alpha: Olivia 142.284, Justin 18.551, Ariana 15.281, Selena 5.533, dan Taylor 153 orang.
- Fenomena nama tersebut mencerminkan pengaruh budaya populer global di tengah dominasi Gen Z sebagai generasi terbesar; Dukcapil menekankan pentingnya komunikasi pemerintah yang memahami karakter generasi muda.
- Per 30 Juni 2026, penduduk Indonesia mencapai 290.125.073 jiwa; 69,3 persen berusia produktif. Data Dukcapil juga mencatat zodiak Cancer sebagai kelompok terbanyak, 34.784.044 penduduk.
Jakarta, IDN Times – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengungkap fakta unik dari data kependudukan nasional. Berdasarkan analisis data administrasi kependudukan, sejumlah nama artis dunia ternyata banyak digunakan sebagai nama penduduk Indonesia, terutama di kalangan Generasi Z (Gen Z) dan Generasi Alpha.
Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, mengatakan fenomena tersebut menunjukkan pengaruh budaya populer global terhadap tren pemberian nama anak di Indonesia.
"Ini masih (data dukcapil) yang ringan-ringan lagi, artis luar negeri. Misalnya Olivia, Olivia Rodrigo. Ada cukup banyak, sekitar 140 ribu," kata Teguh saat memaparkan data kependudukan Semester I Tahun 2026 dalam Rakornas Dukcapil di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Selain Olivia, Teguh menyebut sejumlah nama artis internasional lain juga banyak ditemukan dalam data kependudukan Indonesia.
"Ada Justin Bieber, kemudian Ariana Grande, Selena Gomez, ada Taylor Swift misalnya. Cukup banyak yang menggunakan itu," ujarnya.
1. Nama artis luar negeri terpopuler

Berikut rincian nama artis luar negeri terpopuler yang paling diminati Gen Z dan Gen Alpha sebagai nama diri:
1. Olivia 142.284 penduduk
2. Justin 18.551 penduduk
3. Selena 5.533 penduduk
4. Ariana 15.281 penduduk
5. Taylor 153 penduduk
2. Generasi muda dominasi penduduk muda Indonesia

Fenomena penggunaan nama artis internasional itu sejalan dengan dominasi Generasi Z dalam struktur penduduk Indonesia. Dukcapil mengungkapkan bahwa Gen Z merupakan generasi dengan jumlah penduduk terbesar, disusul generasi milenial, Generasi X, dan Generasi Alpha.
Menurut Teguh, kondisi tersebut membuat pemerintah perlu memahami karakter generasi muda, termasuk budaya populer yang memengaruhi kehidupan mereka.
"Kalau kita sekarang mau membawa Indonesia ke depan, berarti kita harus mampu bicara dan berkomunikasi secara baik dengan Gen Z dan milenial. Tidak mudah karena ada berbagai hal yang harus diperhatikan terkait karakteristik mereka," ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa pendekatan komunikasi publik yang tidak memahami karakter generasi muda berpotensi membuat pesan pemerintah kurang efektif diterima masyarakat.
3. Dukcapil sebut kebanyakan penduduk Indonesia berzodiak cancer

Selain tren nama artis, Teguh juga membagikan sejumlah fakta menarik lain dari data kependudukan nasional. Salah satunya, kebanyakan penduduk Indonesia tercatat memiliki zodiak Cancer berdasarkan tanggal lahir yang tersimpan dalam sistem administrasi kependudukan.
"Yang terbanyak kalau melihat jumlah ini adalah Cancer. Cancer bintangnya, tapi jangan sampai penyakitnya. Zodiaknya," ujar Teguh.
Setelah Cancer, jumlah penduduk terbanyak berikutnya berasal dari kelompok zodiak Taurus, Gemini, dan zodiak lainnya.
Berikut rincian jumlah penduduk berdasarkan zodiak:
Cancer (21 Jun-22 Jul) 34.784.044 Penduduk
Taurus (20 Apr-20 Mei) 26.494.898 Penduduk
Gemini (21 Mei-20 Jun) 26.081.653 Penduduk
Capricorn (22 Des-19 Jan) 25.923.863 Penduduk
Leo (23 Jul-22 Agu) 24.955.745 Penduduk
Aries (21 Mar-19 Apr) 23.589.938 Penduduk
Pisces (19 Jan-20 Mar) 22.531.343 Penduduk
Virgo (23 Agu-22 Sep) 22.113.829 Penduduk
Libra (23 Sep-22 Okt) 21.898.732 Penduduk
Sagitarius (22 Nov - 21 Des) 20.760.803 Penduduk
Scorpio (23 Okt-21 Nov) 20.533.945 Penduduk
Aquarius (20 Jan - 18 Feb) 20.456.280 Penduduk
3. Penduduk Indonesia tembus 290 juta jiwa, bonus demografi masih berlangsung

Dalam Rakornas tersebut, Dukcapil juga merilis data kependudukan Semester I Tahun 2026. Per 30 Juni 2026, jumlah penduduk Indonesia mencapai 290.125.073 jiwa, meningkat sekitar 1,8 juta jiwa dibandingkan Semester II 2025.
Dari total tersebut, sebanyak 69,3 persen atau sekitar 201 juta jiwa merupakan penduduk usia produktif berusia 15 hingga 64 tahun. Teguh menilai kondisi ini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
Selain itu, Dukcapil mencatat kelompok usia produktif terbesar berada pada rentang 15–19 tahun, sementara Gen Z menjadi generasi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia.
Rakornas juga mengungkap sejumlah fakta unik lainnya, mulai dari penduduk tertua Indonesia yang tercatat berusia 118 tahun dan berasal dari Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Sementara dalam paparan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, dijelaskan bahwa persentase jumlah penduduk di Pulau Jawa capai 55,73 persen.
Kemudian secara berturut-turut diikuti oleh Pulau Sumatra 21,92 persen; Pulau Sulawesi 7,36 persen; Pulau Kalimantan 6,22 persen; Bali dan Nusa Tenggara 5,57 persen; Papua 2,02 persen; dan Maluku 1,18 persen.
Adapun provinsi dengan jumlah penduduk terbesar hingga terkecil sebagai berikut:
Provinsi dengan jumlah penduduk terbesar:
1. Jawa Barat 52.592.678 jiwa
2. Jawa Timur 42.404.003 jiwa
3. Jawa Tengah 38.748.326 jiwa




















