Megawati Tak Open House, Rayakan Lebaran Bareng Keluarga dan Sahabat

- Megawati Soekarnoputri memilih tidak menggelar open house saat Idul Fitri 1447 H dan merayakannya secara sederhana bersama keluarga serta sahabat dekat.
- Hasto Kristiyanto menyebut tradisi Megawati selalu menekankan suasana kekeluargaan, kehangatan, dan kebersamaan dengan menu Lebaran khas Nusantara.
- Megawati menyampaikan ucapan Idul Fitri kepada masyarakat Indonesia sambil mengajak mempererat persatuan, silaturahmi, dan semangat gotong royong bagi bangsa.
Jakarta, IDN Times - Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, tidak menggelar open house pada momen Idul Fitri 1447 H, Sabtu (21/3/2026). Ia memutuskan untuk berlebaran bersama keluarga dan sahabat.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyampaikan Megawati merayakan Lebaran secara sederhana dan hangat bersama keluarga dan sahabat dekat.
“Sebagai tradisi yang selalu dijaga, Ibu Megawati merayakan Idul Fitri dalam suasana kekeluargaan, penuh kehangatan dan kebersamaan bersama keluarga besar serta sahabat-sahabatnya dengan menu Lebaran khas Nusantara," ujar Hasto dalam keterangannya.
"Jadi, tidak ada open house. Beliau meneruskan tradisi, berhalal bi halal, merayakan Lebaran bersama keluarga dan para sahabat,” sambungnya.
Hasto mengatakan, Megawati juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada masyarakat Indonesia yang merayakan. Dia berharap, momen lebaran bisa membawa kebahagiaan.
“Di hari yang berbahagia ini, Ibu Megawati Soekarnoputri, dan seluruh keluarga besar PDI Perjuangan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kemenangan di hari yang fitri ini membawa kebahagiaan, kedamaian, dan semangat baru untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara,” kata Hasto.
Selain itu, Megawati juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mempererat persatuan dan persaudaraan.
“Ibu Megawati Soekarnoputri mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjadikan Idul Fitri sebagai ruang refleksi diri, mempererat tali silaturahmi, serta membangun semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” imbuhnya.
Momentum Lebaran dimanfaatkan sebagai ruang refleksi dan penguatan nilai kebersamaan. Hasto menegaskan, keputusan tanpa open house bukan hal baru, melainkan bagian dari tradisi personal Megawati.
















