Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mengunjungi Koperasi Merah Putih di Blok M Hub, Begini Kondisinya!

Mengunjungi Koperasi Merah Putih di Blok M Hub, Begini Kondisinya!
Koperasi Kelurahan Merah Putih, di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (30/3/2026). (IDN Times/Yovita Arnelia)
Intinya Sih
  • Pemerintah meluncurkan 80.081 Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia, termasuk di Blok M Hub Jakarta Selatan yang resmi beroperasi sejak Juli 2025 untuk memperkuat ekonomi lokal.
  • Koperasi Blok M menyediakan sembako, daging segar, frozen food, dan LPG dengan harga terjangkau meski beberapa rak masih kosong akibat keterlambatan stok pasca-Lebaran.
  • Penjualan sempat turun selama bulan puasa namun meningkat kembali setelah Lebaran; koperasi buka Senin–Kamis dengan metode pembayaran QRIS dan tunai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pemerintah telah meluncurkan sebanyak 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia. Salah satunya berada di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang resmi beroperasi sejak 21 Juli 2025. Koperasi ini menjadi salah satu upaya memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat lokal.

Berada di kawasan Blok M Hub, koperasi ini tidak tampak mencolok dari luar. Namun, keberadaannya cukup mudah dikenali lewat papan besar berwarna merah-putih bertuliskan “Koperasi Kelurahan Merah Putih Melawai, Kebayoran Baru” yang terpampang jelas di bagian atas bangunan, lengkap dengan gambar Presiden Prabowo Subianto.

Saat dikunjungi IDN Times, Senin (30/3/2026), suasana di dalam gerai terasa cukup sepi. Hanya terlihat beberapa pengunjung dengan dua petugas kasir yang berjaga. Suhu di dalam ruangan pun terasa cukup panas.

1. Tampilan seperti minimarket, tapi sebagian rak masih kosong

Tampilan seperti minimarket, tapi sebagian rak masih kosong
Koperasi Kelurahan Merah Putih, di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (30/3/2026). (IDN Times/Yovita Arnelia)

Di bagian dalam, koperasi ini memiliki konsep seperti minimarket kecil. Rak-rak besi tertata rapi dan berisi berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari sembako hingga makanan ringan dan minuman kemasan.

Namun, sejumlah rak terlihat belum terisi penuh. Seorang pegawai menyebut kondisi tersebut terjadi karena stok barang belum sepenuhnya tersedia usai libur Lebaran.

“Karena habis libur Lebaran jadi belom ada stok barang yang datang lagi,” ujar pegawai toko.

2. Sediakan sembako, daging segar, hingga LPG dengan harga terjangkau

Sediakan sembako, daging segar, hingga LPG dengan harga terjangkau
Koperasi Kelurahan Merah Putih, di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (30/3/2026). (IDN Times/Yovita Arnelia)

Koperasi ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, susu UHT, dan tepung terigu. Produk sembako tersebut diketahui disuplai dari Food Station.

Untuk harga, beras premium dijual sekitar Rp75 ribu per kilogram. Minyak goreng sawit dibanderol Rp38.500 per 2 liter, sementara gula pasir dijual Rp17 ribu per kilogram.

Selain itu, tersedia aneka makanan ringan seperti keripik kentang, keripik kulit ikan, dan biskuit, serta minuman dalam kemasan.

Koperasi ini menyediakan produk daging segar dan frozen food yang disimpan dalam lemari pendingin. Harganya pun beragam, seperti daging giling reguler Rp36 ribu per 500 gram, daging iga potong Rp40 ribu per kilogram, daging rendang premium Rp75 ribu per 500 gram, hingga daging giling ayam Rp32 ribu per 500 gram.

Kemudian, dijual juga gas LPG ukuran 3 kg, 5,5 kg, serta 12 kg. Untuk pembelian gas LPG ukuran 3 kg wajib menggunakan KTP dan harganya dibanderol Rp20 ribu per tabung untuk isi ulang. Sementara, pembelian isi ulang gas LPG 5,5 kg Rp105 ribu per tabung dan gas LPG 12 kg Rp205 ribu per tabung.

3. Penjualan sempat menurun saat puasa, mulai naik setelah Lebaran

Penjualan sempat menurun saat puasa, mulai naik setelah Lebaran
Koperasi Kelurahan Merah Putih, di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (30/3/2026). (IDN Times/Yovita Arnelia)

Meski sempat mengalami penurunan penjualan selama bulan puasa, kondisi mulai berangsur membaik setelah Lebaran.

“Penjualan kita agak menurun sih dibanding hari biasa semenjak puasa, tapi mulai ramai lagi pas akhir lebaran ini,” ujar petugas.

Dia juga menilai omzet penjualan sejak koperasi beroperasi masih tergolong cukup baik.

“Kalau untuk omset penjualan selama buka di sini, saya bisa bilang lumayan sih,” kata dia.

Koperasi ini buka setiap Senin hingga Kamis pukul 10.00–18.00 WIB, sementara hari Jumat tutup. Metode pembayaran yang tersedia saat ini sudah mencakup QRIS dan uang tunai.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
Fahreza Murnanda
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More