Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Menkomdigi Bantah Instagram Down saat Demo karena Ulah Pemerintah

Menkomdigi Bantah Instagram Down saat Demo karena Ulah Pemerintah
Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia (Menkomdigi), Meutya Hafidz di acara Indonesia Summit 2026. (IDN Times/Herka Yanis)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Menkomdigi Meutya Hafid membantah tuduhan bahwa pemerintah menyebabkan Instagram dan Facebook down saat demo mahasiswa, menegaskan gangguan itu bukan karena intervensi Kemkomdigi.
  • Meutya menjelaskan hasil konfirmasi dengan pihak Meta menunjukkan adanya gangguan global yang memengaruhi layanan mereka, bukan hanya di Indonesia.
  • Indonesia Summit 2026 oleh IDN Media menghadirkan tema 'The Next Us' dan meluncurkan laporan riset Millennial dan Gen Z 2027 untuk menggali aspirasi generasi muda di sembilan wilayah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, membantah jika Kemkomdigi jadi penyebab Instagram dan Facebook down pada saat momen demonstrasi mahasiswa yang terjadi pada Jumat (12/6/2026) lalu.

Pada saat itu, pengguna tidak bisa mengunggah konten ke dua media sosial milik Meta tersebut. Hal itu pun dianggap sebagai akal-akalan pemerintah untuk membuat aksi demonstrasi mahasiswa tidak bisa tersebar luas.

"As much as we want to be very powerful (sebesar apa pun kita ingin kuat), bukan untuk memblokir ya, tapi dalam menangani digital platform, kita belum punya kekuatan sampai mengatur bahwa mereka harus down," ujar Meutya saat menyampaikan keynote speech di Indonesia Summit 2026 by IDN, Rabu (17/6/2026).

Meutya yang kaget lantaran banyak tag masuk ke akun Instagram-nya lantas menghubungi perwakilan Meta di Jakarta untuk menanyakan apa yang terjadi.

"Mereka menyampaikan bahwa this is global outage (gangguan layanan secara global). Jadi, ada gangguan secara global. Jadi, gak benar (disebabkan Kemkomdigi)," kata dia.

Meutya pun mengungkapkan, Indonesia merupakan pasar yang besar bagi perusahaan-perusahaan teknologi seperti Meta dengan penghasilan besar. Setiap menit bagi perusahaan-perusahaan tersebut adalah uang dan down yang terjadi bukanlah keinginan mereka.

"Jadi, every minute for them of course is money (setiap menit bagi mereka tentu saja adalah uang) dan mereka gak akan mau dengan kemudian menghilangkan setiap menit saja, di mana traffic tinggi bagi mereka itu terjadi dan itu pendapatan utama mereka," kata dia.

IDN menggelar Indonesia Summit (IS) 2026, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age," IS 2026 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.

IS 2026 diadakan di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada 17-18 Juni 2026. Dalam IS 2026, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027.

Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN Media menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei ini menjangkau responden Milenial dan Gen Z di sembilan wilayah di Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
Fahreza Murnanda
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari

Related Articles

See More