Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Misinformasi Mengancam, Menkomdigi Meutya Serukan Peran Jurnalis Senior

2 min read
Misinformasi Mengancam, Menkomdigi Meutya Serukan Peran Jurnalis Senior
Agenda program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Kementerian Kesehatan bersama Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) pada Senin (26/10/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)
  • Program Cek Kesehatan Gratis bagi wartawan senior menjadi ruang bagi pemerintah untuk mendorong pencegahan penyakit kronis.

  • Meutya Hafid menilai wartawan perlu menghadirkan informasi yang benar sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.

  • Pengalaman wartawan senior diharapkan tetap berkontribusi melalui berbagi prinsip jurnalistik kepada generasi yang lebih muda.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin beserta Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menghadiri program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk jurnalis senior, yang digelar bersama Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI), Senin (26/10/2026). Selain mendorong pemeriksaan kesehatan, keduanya menyoroti pentingnya peran jurnalis dalam menjaga kualitas informasi bagi masyarakat.

“Pada wartawan yang sehat, negara akan menjadi kuat. Pada wartawan senior yang sehat-sehat, ini membantu negara menjadi kuat,” kata Meutya dalam sambutannya di gedung Kementerian Kesehatan, Senin (26/10/2026).

  1. 1. Menkes dorong pencegahan penyakit kronis

    Meutya Hafid Soroti Misinformasi, Jurnalis Senior Punya Peran
    Agenda program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Kementerian Kesehatan bersama Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) pada Senin (26/10/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)

    Budi menjelaskan pemerintah menargetkan usia harapan hidup masyarakat meningkat dari 72 menjadi 76 tahun. Sementara, usia harapan hidup sehat ditargetkan naik dari 60 menjadi 65 tahun. Dia menyebut stroke, jantung, kanker, dan ginjal sebagai penyakit yang perlu diwaspadai.

    “Jadi kalau kita bisa mencegah otak kita gak kena stroke, jantung kita gak kena serangan jantung, ginjal kita gak kena cuci darah, kalau kanker banyak nanti saya ngobrol lagi di video, itu insyaallah kita usianya di atas 76,” ujar Menkes.

    Budi menganjurkan masyarakat menjaga pola tidur, berolahraga secara rutin, mengatur pola makan, serta memeriksa kondisi kesehatan untuk mendeteksi risiko penyakit lebih dini.

  2. 2. Meutya soroti ancaman misinformasi

    Meutya Hafid Soroti Misinformasi, Jurnalis Senior Punya Peran
    Agenda program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Kementerian Kesehatan bersama Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) pada Senin (26/10/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)

    Sementara, Meutya menilai, jurnalis senior memiliki pengalaman dan perspektif jurnalistik yang penting bagi ekosistem informasi nasional. Menurut dia, pemberitaan tidak cukup hanya benar, tetapi juga perlu memberikan manfaat bagi masyarakat.

    “Tidak hanya beritanya benar atau tidak, yang menjadi sesuatu yang langka hari ini, tapi tidak berhenti di situ. Dia bertambah lagi, bukan hanya benar atau tidak, tapi berdampak manfaat bagi masyarakat atau tidak,” kata dia.

    Meutya juga menyoroti misinformasi yang dinilai dapat memicu perpecahan dan mengganggu kedamaian, terutama di tengah dinamika geopolitik.

  3. 3. Jurnalis senior didorong tetap berkontribusi

    Meutya Hafid Soroti Misinformasi, Jurnalis Senior Punya Peran
    Agenda program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Kementerian Kesehatan bersama Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) pada Senin (26/10/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)

    Meutya mengapresiasi jurnalis senior yang tetap aktif dan memiliki pengalaman panjang di dunia jurnalistik. Dia berharap pengalaman mereka dapat dibagikan kepada jurnalis yang lebih muda, termasuk melalui kegiatan bersama Kementerian Komunikasi dan Digital.

    “Tentu informasi yang benar dan memiliki perspektif menjadi sesuatu yang kita inginkan hadir, terutama dari Bapak Ibu wartawan senior yang mungkin nanti kita kegiatan berikutnya dengan Komdigi adalah memberikan atau menularkan prinsip-prinsip awal dari jurnalistik kepada wartawan-wartawan yang lebih muda,” ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More