- Dari Jakarta: 16 Maret 2026
- Dari Semarang: 17 Maret 2026
- Tiba di Surabaya: 18 Maret 2026
Panglima TNI Kerahkan 105.365 Anggota untuk Bantu Amankan Lebaran 2026

- Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengerahkan 105.365 personel dari tiga matra untuk membantu pengamanan Idulfitri 2026 serta kesiapsiagaan bencana di seluruh wilayah Indonesia.
- TNI menurunkan sekitar 3.501 unit alutsista, termasuk kendaraan darat, kapal, pesawat angkut, dan helikopter guna mendukung kelancaran arus mudik dan keamanan masyarakat selama Lebaran.
- TNI Angkatan Laut menyiapkan dua kapal perang KRI untuk program mudik gratis rute Jakarta–Bangka Belitung dan Jakarta–Surabaya dengan kuota seribu pemudik demi mengurangi kepadatan jalur darat.
Jakarta, IDN Times - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan pihaknya akan mengerahkan 105.365 personel untuk membantu pengamanan kepolisian dalam rangka Idulfitri 2026. Ratusan ribu anggota TNI itu terdiri dari tiga matra, Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU). Selain itu, Agus juga mengerahkan sejumlah alutsista untuk memastikan keamanan masyarakat dalam perjalanan.
"Dalam hal ini, TNI menyiagakan 105.365 personel untuk pengamanan mudik Idulfitri dan siaga bencana alam," ujar Agus ketika melakukan apel di Monas, Jakarta Pusat pada Kamis (12/3/2026).
Jumlah alutsista yang dikerahkan terbilang cukup masif. Tercatat ada sekitar 3.501 unit alutsista yang diterjunkan ke lapangan dan mencakup berbagai jenis kendaraan operasional untuk mendukung mobilitas dan keamanan di berbagai titik.
"Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen dan kesiapan bersama dalam rangka mengamankan perayaan Idulfitri serta arus mudik dan arus balik Lebaran Tahun 2026," katanya.
1. Rincian alutsista yang dikerahkan untuk pengamanan Idul Fitri 2026

Lebih lanjut, ada beragam alutsista yang dikerahkan untuk pengamanan Idulfitri 2026 meliputi kendaraan jihandak, truk, bus, hingga ambulans yang siap sedia dalam keadaan darurat. Kekuatan matra laut dan udara juga dikerahkan secara optimal.
"Kami menyiagakan KRI dari Angkatan Laut, kapal ADRI dari Angkatan Darat, pesawat angkut dari TNI Angkatan Udara, hingga helikopter untuk mendukung kelancaran operasi di lapangan," kata Agus.
2. TNI AL kerahkan dua kapal perang untuk fasilitasi mudik gratis

Agus juga menyebut TNI Angkatan Laut (AL) turut menyiapkan kapal perang untuk mengangkut para pemudik secara gratis untuk mengurangi kepadatan di jalur darat dan memberikan rasa aman. Jenderal bintang empat itu menyebut ada dua kapal perang besar yang dioperasikan untuk rute mudik.
"TNI Angkatan Laut menggelar dua KRI, yaitu KRI Semarang dengan rute Jakarta ke Bangka Belitung dan kembali lagi ke Jakarta," katanya.
TNI AL memberikan kuota bagi 1.000 pemudik yang ingin melakukan mudik gratis menggunakan kapal perang.
3. Rute keberangkatan naik kapal perang untuk mudik

Berikut rute keberangkatan dari Jakarta menuju ke Surabaya:
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muhammad Ali menambah rute untuk mudik yakni dari Jakarta menuju Bangka Belitung. Penambahan rute tersebut merupakan bentuk respons cepat TNI AL terhadap kebutuhan warga kepulauan.
"Ada permintaan dari Bangka Belitung, ini juga kemungkinan akan kami penuhi dari Jakarta ke Bangka Belitung ya," ujar Ali pada Rabu (11/3/2026) di Jakarta.
Rencananya pemberangkatan dari Jakarta menuju ke Bangka Belitung dilakukan pada Minggu (15/3/2026). Sementara, keberangkatan menuju Surabaya dimulai pada Senin (16/3/2026).
Berikut jadwal keberangkatan untuk arus balik
- Dari Surabaya: 23 Maret 2026
- Dari Semarang: 24 Maret 2026
- Tiba di Jakarta: 25 Maret 2026


















