Penerima Beasiswa LPDP Bakal Dilatih TNI

- Penerima beasiswa LPDP akan mengikuti pelatihan dari TNI sesuai permintaan resmi lembaga tersebut, dan TNI siap melaksanakan kegiatan sesuai arahan LPDP.
- Pelatihan ini bertujuan menanamkan disiplin, kerja keras, serta wawasan kebangsaan agar penerima beasiswa memiliki karakter kuat dan semangat nasionalisme.
- Menteri Brian Yuliarto berharap pelatihan TNI memicu semangat kontribusi bagi Indonesia, sementara pemateri masih dalam tahap penentuan dari pihak berpengalaman.
Jakarta, IDN Times - Penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dikabarkan akan dilatih oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) terlebih dulu. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama I Nyoman Suadnyana.
Nyoman mengatakan, penerima beasiswa dilatih TNI terlebih dulu sesuai permintaan dari LPDP.
"Sepanjang kegiatan tidak menyimpang dari permintaan dari pihak LPDP, kami pihak TNI pada prinsipnya akan melaksanakan sesuai dengan permintaan," ujar Nyoman, Minggu (3/5/2026).
1. Butuh muatan disiplin

Secara terpisah, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek), Brian Yuliarto, mengatakan, pelatihan dari TNI bertujuan agar penerima beasiswa bisa disiplin dan berwawasan kebangsaan.
"Jadi intinya sih LPDP ini butuh muatan-muatan disiplin, kerja keras, kebangsaan," kata Brian di Jakarta, Sabtu (2/5/2026).
2. Penerima beasiswa LPDP diharapkan memiliki semangat memberikan kontribusi untuk Indonesia

Brian berharap, pendidikan dari TNI itu bisa menjadi pemicu tambahan agar penerima LPDP ketika sudah lulus, bisa memiliki semangat untuk berkontribusi bagi Indonesia.
"Supaya ketika belajar mereka nanti mereka ada semangat bagaiman setelah kembali ke Indonesia bisa memberikan kontribusi yang terbaik untuk bangsa kita," kata dia.
3. Siapa pematerinya?

Saat ditanya siapa nantinya yang akan menjadi pemateri, Brian belum bisa menjelaskannya.
"Nanti itu belum ditentukan. Tentu dari yang pernah berpengalaman, supaya mereka tidak culture shock dan semacamnya. Termasuk disiplin, penguatan kebangsaan juga ada," ujar dia.

















