Perdana! UIII Luluskan 34 Doktor dari 22 Negara

- UIII meluluskan 204 wisudawan pada Wisuda ke-4 di Depok, termasuk 34 doktor angkatan pertama sejak kampus beroperasi pada 2021.
- Sebanyak 99 lulusan berasal dari 22 negara, sementara 105 lainnya dari Indonesia; mereka berasal dari Fakultas Kajian Islam, Pendidikan, Ilmu Sosial, serta Ekonomi dan Bisnis.
- Rektor UIII menekankan gelar sebagai tanggung jawab agar alumni berpikir kritis, rendah hati, dan membawa nilai keterbukaan intelektual, integritas, serta Islam bagi kemanusiaan.
Jakarta, IDN Times- Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) meluluskan 34 wisudawan dengan gelar doktor yang berasal dari 22 negara dalam upacara Wisuda ke-4, Rabu (27/8/2026). Kelulusan wisudawan dengan gelar doktor tersebut menjadi yang pertama kalinya untuk UII.
Dalam kegiatan kelulusan yang digelar di Gedung Rektorat UIII, Depok, Jawa Barat, pada Rabu (27/8/2026) itu, total ada 204 lulusan magister dan doktor dari berbagai fakultas. Menariknya, hampir separuh dari total wisudawan adalah mahasiswa internasional dari 22 negara.
"Ini bukan sekadar wisuda. Ini adalah awal dari sejarah intelektual yang semakin kuat di UIII," ujar Rektor UIII, Jamhari Makruf, dalam pidato sambutannya, dikutip dari siaran pers, Jumat (28/8/2026).
Momen wisuda ini menorehkan sejarah penting bagi kampus proyek strategis nasional (PSN) tersebut lantaran untuk kali pertamanya meluluskan angkatan doktoral sejak resmi beroperasi pada 2021.
Para wisudawan tersebut mengangkat misi diplomasi untuk mendemonstrasikan pengalaman Islam Indonesia yang damai, demokratis, dan pluralis ke kancah internasional.
1. Kelulusan 34 doktor angkatan pertama sejak kampus berdiri

Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) menggelar wisuda angkatan doktoral perdana di Gedung Rektorat, Depok. (Dok. UIII) Jamhari mengatakan, sebanyak 34 wisudawan gelar doktor tersebut merupakan doktor angkatan pertama sejak UIII berdiri. Menurut dia, momen wisuda tersebut bukan hanya seremoni akademik biasa, melainkan titik awal lahirnya para pemimpin masa depan.
"Kami tidak hanya mencetak lulusan. Kami melahirkan para pemikir, peneliti, dan pemimpin masa depan yang diharapkan membawa gagasan baru bagi dunia," ujar Jamhari Makruf.
Dia mengatakan, kehadiran angkatan doktoral ini menjadi langkah nyata mewujudkan visi UIII sebagai pusat keunggulan pendidikan dan riset Islam di kancah internasional.
2. Sebanyak 99 wisudawan adalah WNA dari 22 negara

Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) menggelar wisuda angkatan doktoral perdana di Gedung Rektorat, Depok. (Dok. UIII) Jamhari mengatakan, UIII merupakan kampus bertaraf internasional. Dari 204 wisudawan yang diresmikan gelarnya, 105 orang di antaranya berasal dari Indonesia, sedangkan 99 orang lainnya merupakan mahasiswa mancanegara dari 22 negara seperti Pakistan, Nigeria, Afghanistan, hingga Tanzania.
Seluruh wisudawan magister dan doktor yang diwisuda tersebut berasal dari empat fakultas, yaitu Fakultas Kajian Islam, Fakultas Pendidikan, Fakultas Ilmu Sosial, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Syafiq Hasyim, mengatakan, keberagaman tersebut bukan hanya statistik, melainkan wujud ruang dialog antarbangsa untuk bertukar nilai pluralisme.
"Ini bukan hanya soal duduk satu kelas dengan orang dari negara lain. Ini soal belajar melihat dunia dari kacamata yang berbeda," ujar dia.
3. Gelar adalah tanggung jawab almamater

Masjid UIII (instagram.com/mosque.uiii) Jamhari juga berpesan bahwa gelar adalah sebuah tanggung jawab. Para alumni UIII diimbau untuk berpikir kritis, tetapi tetap rendah hati dalam menghadapi tantangan global seperti polarisasi, disrupsi teknologi, hingga konflik.
Selain itu, dia juga mengajak alumni untuk menjalin hubungan baik dengan almamater, termasuk berkontribusi dalam pengembangan dana abadi (endowment) UIII.
Dia berharap, para alumni menjadi duta nilai-nilai UIII yang meliputi keterbukaan intelektual, integritas, dan Islam yang berkontribusi bagi kemanusiaan.
"Di mana pun kalian berada, kalian akan membawa UIII dalam diri kalian," ucap dia.
UIII merupakan institusi yang dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2016 yang mengemban misi diplomatik sebagai representasi Indonesia dalam penyebaran nilai-nilai Islam yang moderat. Saat ini, UIII telah menampung lebih dari 500 mahasiswa aktif yang berasal dari 41 negara.



















