Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pertamina Selidiki Penyebab Pertalite di SPBU Bekasi Tercampur Air

Pertamina Selidiki Penyebab Pertalite di SPBU Bekasi Tercampur Air
Motor mogok gegara pertalite tercampur air. (Dokumen threads.com/@pujiestia_____)
Intinya Sih
  • Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat sedang menyelidiki penyebab campuran air pada Pertalite di SPBU 34.171.46 Bekasi yang menyebabkan sejumlah kendaraan mogok.
  • Penyaluran Pertalite di SPBU tersebut dihentikan sementara, sementara 25 kendaraan terdampak telah mendapat perbaikan dengan seluruh biaya ditanggung pihak SPBU.
  • Pertamina menegaskan komitmennya menjaga kualitas BBM melalui monitoring intensif dan inspeksi berkala agar kejadian serupa tidak terulang di wilayah Jawa Bagian Barat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bekasi, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) masih melakukan penyelidikan tentang penyebab banyaknya kendaraan yang mengalami mati mesin usai mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU 34.171.46, Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Sabtu (28/2/2026) sore.

"Saat ini, penyebab masih dalam proses investigasi dan verifikasi di lapangan," kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

1. Pastikan SPBU lainnya dalam kondisi aman

Pertamina Selidiki Penyebab Pertalite di SPBU Bekasi Tercampur Air
Motor mogok gegara pertalite tercampur air. (Dokumen threads.com/@pujiestia_____)

Satria mengatakan, pihaknya telah menghentikan sementara penyaluran BBM jenis Pertalite di SPBU 34.171.46 sejak Sabtu malam, usai mendapatkan laporan dari konsumen.

Dia juga memastikan, Pertalite di SPBU lainnya yang ada di Kota Bekasi saat ini masih dalam kondisi aman.

"Pertamina Patra Niaga Regional JBB memastikan bahwa produk Pertalite di SPBU lain di wilayah sekitar dalam kondisi aman dan tidak terdapat keluhan serupa," kata Satria.

2. Ada 25 kendaraan terdampak

Pertamina Selidiki Penyebab Pertalite di SPBU Bekasi Tercampur Air
SPBU Jalan Ir H Juanda (Bulak kapal), Kota Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Hingga saat ini, lanjut Satria, sebanyak 25 kendaraan terdampak akibat peristiwa tersebut. Rinciannya, 21 kendaraan roda dua dan 4 kendaraan roda empat.

Dia mengatakan, seluruh kendaraan yang mengalami kerusakan akan dilakukan perbaikan hingga kendaraan dapat normal kembali.

“Seluruh biaya perbaikan kendaraan menjadi tanggung jawab pihak SPBU. Sebagian kendaraan telah selesai diperbaiki dan dapat kembali digunakan, sementara proses perbaikan lainnya masih terus berlangsung hingga tuntas,” jelas Satria.

3. Pertamina komitmen menjaga kualitas

Pertamina Selidiki Penyebab Pertalite di SPBU Bekasi Tercampur Air
SPBU Jalan Ir H Juanda (Bulak kapal), Kota Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Satria menambahkan, Pertamina berkomitmen untuk menjaga kualitas BBM yang disalurkan kepada masyarakat serta memastikan kejadian serupa tidak terulang.

"Monitoring intensif dan inspeksi berkala terus dilakukan terhadap infrastruktur SPBU di wilayah JBB sebagai bagian dari upaya peningkatan pengawasan kualitas produk," kata dia.

Sebelumnya, sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat mogok usai mengisi BBM viral di media sosial, Threads. Peristiwa itu diketahui terjadi di SPBU Pertamina, Jalan Ir. H. Juanda (Bulak Kapal), Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Dalam video yang diunggah sebuah akun, terlihat seorang pria sedang menguras isi tanki sepeda motor yang berisikan air. Sebelum dilakukan pengurasan, sepeda motor mengalami mogok usai mengisi BBM di SPBU Pertamina tersebut.

"Beli bensin isi air di Pertamina Bulak Kapal, Bekasi. Keluar dari pom, motor mogok. Kirain rusak gak tahunya kok banyak motor mogok di sekitar pom. Langsung balik ke pom bensin bergerombol," tulis akun tersebut dikutip IDN Times, Minggu (1/3/2026).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More