PKB Tanggapi Kelakar Cak Imin Soal Dompet Warga Bekasi Kempis

Bekasi, IDN Times - Ketua DPC PKB Kabupaten Bekasi, Adi Rochadi, menanggapi kelakar Calon Wakil Presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, yang menyebut banyak pusat perbelanjaan di Bekasi tetapi warganya tak mampu membeli barang dijual di sana. Adi mengatakan pernyataan Cak Imin merupakan bentuk keprihatinannya kepada warga Bekasi, bukan penghinaan.Â
"Pernyataan Cak Imin murni bentuk keberpihakan kepada warga Bekasi, terutama pada angkatan kerja yang dibalut dengan nada kelakar. Kalau pernyataan ini kemudian dipelintir, sebagai bentuk penghinaan dalam pandangan kami rasa terlalu berlebihan," kata Adi dikutip, Jumat (22/12/2023).Â
1. Angka pengangguran di Bekasi capai 10,32 persen

Ilustrasi para pencari kerja mendatangi Job Fair, Sabtu (14/10/2023).(IDN Times/Sutrisno) Menurut Adi, kelakar Cak Imin merupakan bentuk keprihatinan atas kesenjangan sosial yang terjadi di berbagai kota besar Indonesia. Warga saat ini merasakan kesulitan hidup seperti mahalnya kebutuhan dan sempitnya lapangan kerja.Â
"Di sisi lain, ada sekelompok kecil masyarakat yang menikmati pertumbuhan ekonomi karena punya aset dan modal yang luar biasa. Seperti lagu Rhoma Irama saat ini gambaran 'yang kaya makin kaya dan yang miskin kian miskin' benar adanya," ujar Cak Imin.Â
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, lanjut Adi, jumlah pengangguran di Bekasi relatif tinggi yakni mencapai 10,32 persen pada 2022. Jumlah ini menjadikan Kabupaten Bekasi menempati urutan keempat se-Provinsi Jawa Barat.
"Tren kemiskinan juga terus meningkat di mana tahun ini ada sekitar 202 ribu warga Kabupaten Bekasi yang masuk kategori miskin. Padahal di sisi lain, Kabupaten Bekasi ini merupakan pusat industri terbesar se-Asia Tenggara, ini kan ironis," ujarnya.
2. Dipastikan bukan suatu hinaan

Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar. (IDN Times/Imam Faishal) Adi juga memastikan, kelakar Cak Imin bukan suatu hinaan kepada warga Bekasi. Namun, pasangan dari Anies Baswedan itu ingin menawarkan perubahan untuk Indonesia yang lebih baik.Â
"Cak Imin adalah calon wakil presiden yang menawarkan perubahan agar ada perubahan nasib rakyat termasuk warga Bekasi. Jadi apa yang beliau sampaikan jauh dari niat menghina, melecehkan warga Bekasi. Kami sadar bahwa seiring dekatnya Pemilu pihak-pihak kompetitor akan mencari-cari kesalahan Gus Imin," ujar Adi.Â
3. Kelakar Cak Imin

Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar. (IDN Times/Imam Faishal) Sebelumnya, Cak Imin menilai, bila Indonesia ingin menjadi negara maju maka tingkat kesejahteraan rakyat harus merata. Rakyat, kata Cak Imin, harus punya tabungan.Â
"Jangan kayak orang Bekasi. Di sini malnya banyak, megah-megah tapi cuma lihat sambil muter. Jalan-jalan ke mal muter-muter aja. Terus anaknya bilang 'cuma lihat-lihat dong, Bu.' Lha iyo, orang dompetnya kempis," ujar Cak Imin sambil tertawa saat berkunjung ke Bekasi dan dikutip dari media sosial pada Selasa (19/12/2023).Â
Dia menyatakan sudah menjadi tugas pemerintah untuk memberi rakyat pekerjaan yang positif sehingga dompet mereka terisi. Selain itu, pelayanan kesehatan juga harus bisa dijangkau oleh publik.Â
"BPJS harus dievaluasi supaya tidak sewenang-wenang dan antre. Bahkan, kalau perlu pelayanan yang sebaik-baiknya bisa diakses dengan harga murah," tutur pria yang juga Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.Â




















