Polri Lantik 47 Perwira Tinggi, Ada 14 Jenderal Bintang 2 dan Satu Bintang 3

- Sebanyak 47 perwira tinggi Polri resmi naik pangkat dalam upacara di Mabes Polri, termasuk satu Komjen, 14 Irjen, dan 32 Brigjen.
- Komjen Pol Dr. Achmad Kartiko menjadi penerima kenaikan pangkat tertinggi, sementara beberapa pejabat strategis seperti Kapolda Papua Barat dan Deputi KPK juga turut naik pangkat.
- Kadiv Humas Polri menegaskan bahwa kenaikan pangkat ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi sekaligus amanah untuk meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat.
Jakarta, IDN Times - Polri menggelar upacara kenaikan pangkat Perwira Tinggi (Pati) pada Kamis (19/3/2026), di Rupatama Mabes Polri. Dalam kegiatan tersebut, total 47 personel memperoleh kenaikan pangkat. Kenaikan pangkat tertinggi diraih Komjen Pol Dr. Achmad Kartiko, yang saat ini menjabat sebagai Kalemdiklat Polri.
Sejumlah perwira yang naik pangkat jadi Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi antara lain Alfred Papare (Kapolda Papua Barat), Moffan Moedji Kawanti (Auditor Kepolisian Utama Tk. I Itwasum Polri), serta Asep Guntur Rahayu yang menjabat Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK RI.
1. Ada satu bintang tiga, 14 bintang dua, dan 32 bintang satu

Rinciannya, satu personel naik menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi, 14 personel menjadi Inspektur Jenderal, dan 32 personel menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi, termasuk dua di antaranya yang menerima kenaikan pangkat luar biasa (KPLB)
2. Perwira berpangkat Brigjen Pol tempati posisi strategis

Puluhan perwira yang naik pangkat jadi Brigjen Pol, menempati posisi strategis baik di Mabes Polri maupun wilayah, termasuk Kapolda Papua Tengah Jermias Rontini dan Wakapolda Papua Muhajir.
Dua personel yang menerima kenaikan pangkat luar biasa menjadi Brigjen Pol, yakni Sambas Kurniawan dan Medyanta.
3. Kenaikan pangkat bentuk apresiasi dan tanggung jawab

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menjelaskan kenaikan pangkat ini merupakan bentuk apresiasi institusi terhadap dedikasi dan kinerja para perwira tinggi.
“Kenaikan pangkat ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga amanah dan tanggung jawab yang lebih besar untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Johnny.


















