Prabowo Curhat Gak Enak Jadi Presiden: Aku Sudah Terlanjur

- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa menjadi Presiden bukan pekerjaan yang mudah karena banyak tanggung jawab dan target kerja yang harus dicapai.
- Prabowo menyebut semua program pemerintahannya tercatat dengan data dan tolok ukur jelas, termasuk rencana membangun 1.000 desa nelayan hingga Desember 2026.
- Ia mengaku tidak memiliki hari libur sejak menjabat dan sering bepergian ke luar negeri untuk kepentingan negara, termasuk mengamankan pasokan minyak.
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto meminta semua pihak agar tidak menganggap enak menjadi Presiden Indonesia. Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/4/2/206).
Mulanya Prabowo menegaskan, semua pernyataan terkait program kerja tercatat dengan baik. Dia mengklaim semua yang disampaikan ada datanya.
"Saudara-saudara, jadi dua tahun lagi, tiga tahun lagi, you catat ya, ini kan ada rekaman, Prabowo Subianto omdo (omong doang), ada rekaman. Semua yang saya sampaikan ada tolok ukur matematik, saya katakan bahwa saya merencanakan akan membangun 1.000 desa nelayan tahun 2026, Desember 2026 kita akan cek saudara, nanti bisa nagih ke Prabowo berapa desa nelayan yang selesai," ujar dia.
Oleh karena itu, Prabowo menyebut, tidak enak menjadi Presiden, sebab, ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.
"Jadi, berdiri di sini saudara-saudara, jangan anggap ini pekerjaan yang enak, yang mau jadi Presiden, selamat, benar-benar aku sudah terlanjur," kata dia.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengaku tidak memiliki hari libur selama menjadi Presiden.
"Jadi, aku harus kerja sekarang, ini gak ada libur," ucap dia.
Selain itu, Prabowo berkomentar terkait adanya anggapan senang-senang bisa sering ke luar negeri saat menjadi Presiden.
"Dibilang Prabowo senang-senang, jalan-jalan ke luar negeri, saudara-saudara, untuk amankan minyak ya gue haru ke mana-mana, kita ke Jepang kemarin, kita dapat ini saya berangkat lagi aku mau berangkat lagi ke sebuah negara, nanti begitu aku berangkat, kau tahu ke mana? Amankan juga," ujar Prabowo.


















