Prabowo Disebut All Out Antisipasi Dampak Perang Israel Vs Amerika

- Presiden Prabowo disebut all-out mengantisipasi dampak perang Iran, Amerika Serikat, dan Israel dengan melibatkan seluruh kementerian dalam rapat intensif di Kabinet Merah Putih.
- Pemerintah memastikan stok pangan dan BBM nasional aman, serta meminta masyarakat tetap tenang menghadapi potensi imbas konflik global tersebut.
- Aris Marsudiyanto menegaskan pemerintah telah melakukan kalkulasi matang dan menyebut fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski ada gejolak perang internasional.
Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, mengatakan Presiden Prabowo Subianto all-out dalam mengantisipasi dampak perang Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Menurutnya, semua hal sudah dibahas di Kabinet Merah Putih.
"Sudah diantisipasi ya, dengan seluruh kementerian terkait. Kemarin Pak Presiden juga udah mengumpulkan semua. Kita meeting all-out setiap saat untuk bangsa dan negara," ujar Aris di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (10/3/2026).
1. Minta masyarakat tidK khawatir

Aris kemudian meminta kepada masyarakat untuk tidak khawatir terhadap dampak perang tersebut. Menurutnya, stok pangan dalam negeri aman.
"Tapi pada prinsipnya kan semuanya baik-baik saja kan. Ya pangan udah tersedia, semuanya," ucap dia.
2. Stok BBM aman

Selain itu, kata Aris, stok bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia juga aman. Oleh karena itu, dia memastikan Indonesia dalam keadaan baik.
"Tidak ada kenaikan harga BBM ya. Ya moga-moga perangnya cepat selesai lah," kata dia.
3. Pemerintah sudah melakukan kalkulasi

Lebih lanjut, Aris menyampaikan, pemerintah juga sudah melakukan kalkulasi. Dia menegaskan, fundamental ekonomi Indonesia kuat.
"Semuanya sudah dihitung ya. Pada prinsipnya ekonomi Indonesia kuat, nggak usah khawatir ya. Dengan adanya gejolak-gejolak perang antara Amerika, Israel, Iran itu," bebernya.

















