Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Prabowo Mau Bangun URI, Mensesneg: Lahan Masih Dicari

Prabowo Mau Bangun URI, Mensesneg: Lahan Masih Dicari
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad (kiri) dan Mensesneg Prasetyo Hadi di Gedung Parlemen. (IDN Times/Amir Faisadi (kanan) dalam jumpa pers di Gedung Parlemen. (IDN Times/Amir Faisol).
Intinya Sih
Gini Kak
  • Pemerintah masih mencari lahan untuk pembangunan Universitas Republik Indonesia (URI) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
  • Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur URI berdasarkan Keppres Nomor 80/P Tahun 2026.
  • URI mulai menjalankan pendidikan sejak 20 Mei dengan 399 peserta, fokus pada pembinaan karakter, kepemimpinan, dan kolaborasi akademik nasional serta internasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan, pemerintah masih menyiapkan lahan untuk pembangunan Universitas Republik Indonesia (URI). Ini sejalan dengan telah dilantiknya Donny Ermawan sebagai Gubernur URI pada Rabu (22/7/2026).

"Pembangunannya, masih dicek lahannya," ujar Prasetyo di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto telah melantik Donny Ermawan sebagai Gubernur URI dan Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur URI. Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Adapun, pelantikan Donny dan Yos dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 80/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI). Donny dan Yos kemudian mengucapkan sumpah jabatan.

"Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Sudaryono.

Pembangunan URI diarahkan untuk membangun kemampuan manajerial, integritas, nasionalisme, serta kepemimpinan generasi penerus bangsa. Pengajar di URI nantinya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi dalam negeri hingga tenaga pengajar dari luar negeri. Model pembelajaran juga dibangun melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi unggulan.

Menurut Donny, aktivitas pendidikan URI sudah dimulai sejak 20 Mei melalui batch pertama P3MD. Saat ini sebanyak 399 peserta tengah menjalani pendidikan, termasuk kegiatan pembinaan karakter seperti long march untuk meneladani semangat perjuangan Panglima Sudirman.

"Kita akan mendidik, melatih baik karakternya ataupun pemikirannya, managerial skill akan kita berikan penanaman kepada mereka sehingga akan bisa menjadi pemimpin di masa depan. Jadi kira-kira itu yang perlu saya sampaikan apa lembaga ini, apa yang dimaksud dengan URI ini dan BPPK ini," kata Donny Ermawan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More