Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Prabowo Sumbang 1.098 Sapi Kurban Idul Adha 2026 buat se-Indonesia

Prabowo Sumbang 1.098 Sapi Kurban Idul Adha 2026 buat se-Indonesia
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Juri Ardiantoro (tengah). (IDN Times/Ilman Nafi'an
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Presiden Prabowo menyumbangkan 1.098 ekor sapi kurban Idul Adha 1447 H yang disalurkan ke seluruh provinsi, kabupaten, kota, lembaga pendidikan, dan tokoh masyarakat di Indonesia.
  • Sapi kurban terdiri dari berbagai jenis premium seperti Simental, Limousin, hingga Belgian Blue, seluruhnya berasal dari peternak lokal dan memenuhi syarat kesehatan serta ketentuan syariat kurban.
  • Pengadaan sapi senilai sekitar Rp100 miliar bersumber dari APBN melalui anggaran Bantuan Presiden untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan penguatan industri peternakan nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menyumbangkan 1.098 ekor sapi kurban untuk perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. Ribuan sapi tersebut akan disalurkan ke seluruh provinsi, kabupaten, kota, lembaga pendidikan, pondok pesantren, hingga tokoh masyarakat di berbagai daerah Indonesia.

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro, mengatakan, sapi kurban Presiden tahun ini menjadi bentuk kepedulian kepada masyarakat sekaligus dukungan terhadap peternak lokal.

“Pada tahun ini dalam rangka Hari Raya Idul ADha 1447 Hijriah atau tahun 2026 ini, Bapak Presiden berkenan akan menyerahkan bantuan sapi kurban sebanyak 1.098 ekor sapi,” ujar Juri dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (26/5/2026).

1. Rincian sapi kurban yang disumbangkan Presiden Prabowo

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Juri Ardiyanto (tengah).
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Juri Ardiyanto (tengah). (IDN Times/Ilman Nafi'an

Sebanyak 598 sapi akan dibagikan ke 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding jumlah daerah penerima karena ada sejumlah wilayah yang tidak memiliki sapi sesuai standar bobot yang ditetapkan Presiden.

“Standar bobot sapi Presiden adalah 800 kilogram sampai 1,3 ton. Ada 46 daerah yang tidak tersedia sapi dengan ukuran tersebut sehingga ada daerah yang mendapatkan dua sapi,” kata dia.

Selain pemerintah daerah, sebanyak 500 sapi lainnya disalurkan kepada lembaga pendidikan, pondok pesantren, lembaga sosial keagamaan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

“Untuk lembaga-lembaga sosial, lembaga keagamaan, pondok pesantren, tokoh-tokoh, sebanyak 500 sapi. Jadi semuanya 1.098 ekor sapi,” ujar Juri.

2. Jenis sapi kurban Presiden Prabowo

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Juri Ardiyanto (tengah).
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Juri Ardiyanto (tengah). (IDN Times/Ilman Nafi'an

Juri mengatakan, jenis sapi kurban Presiden terdiri dari berbagai kategori sapi premium seperti Simental, Limousin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, sapi Bali, FH, Belgian Blue, hingga Charolaise. Seluruh sapi dipastikan dalam kondisi sehat dan telah memiliki surat keterangan kesehatan hewan.

Selain sehat, sapi-sapi tersebut juga memenuhi syariat kurban karena berusia di atas dua tahun, berjenis kelamin jantan, dan tidak memiliki cacat fisik.

“Sapi-sapinya premium dan memiliki kualitas yang sangat baik,” kata Juri.

Pengadaan hewan kurban dilakukan melalui koordinasi Kementerian Sekretariat Negara bersama Kementerian Pertanian, dinas peternakan daerah, serta Asosiasi Peternak dan Penggemukan Sapi Indonesia (APPSI). Seluruh sapi berasal dari peternak lokal di berbagai wilayah Indonesia.

Menurut Juri, program bantuan kurban Presiden diharapkan menjadi momentum bagi peternak lokal untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas ternak setiap tahunnya. Di sisi lain, pemerintah juga ingin mendorong penguatan industri peternakan nasional agar lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan daging sapi dalam negeri.

3. Sumber anggaran berasal dari APBN

Ilustrasi APBN (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi APBN (IDN Times/Aditya Pratama)

Juri berharap, seluruh sapi kurban dari Presiden Prabowo bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk masyarakat yang disaluran melalui pemerintah daerah maupun lembaga dan tokoh yang dipercaya menyalurkan bantuan tersebut. Sementara itu, anggaran pengadaan sapi kurban Presiden tahun ini sekitar Rp100 miliar.

"Jadi, sumber anggarannya dari APBN, ya, melalui anggaran Bantuan Presiden, Bantuan Kemasyarakatan Presiden. Jadi harga sapi tentu bervariasi karena bobotnya beda-beda dan lokasinya juga tentu mempengaruhi harga sapi. Jadi kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah, kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp100-an miliar," ucap dia.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari

Related Articles

See More