PSI Tegaskan Jokowi Blusukan ke Daerah Bukan Manuver Politik 2029

- PSI menegaskan blusukan Jokowi ke berbagai daerah bukan manuver politik menuju Pemilu 2029, melainkan bentuk dukungan terhadap program pemerintahan Prabowo-Gibran.
- Bestari Barus menyebut kunjungan Jokowi murni untuk bertemu masyarakat dan mengajak publik berpikir positif tanpa prasangka politik berlebihan.
- Soal pengumuman Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina PSI diserahkan sepenuhnya kepada Kaesang Pangarep, dengan agenda kunjungan Jokowi ke Lampung mencakup beberapa rapat kerja partai.
Jakarta, IDN Times - Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus menegaskan, kegiatan Presiden ketujuh RI Joko "Jokowi" Widodo blusukan ke berbagai daerah bukan manuver politik jelang Pemilu 2029. PSI menyebut, kegiatan itu justru mendukung program pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Bestari juga membantah isu matahari kembar antara Prabowo dan Jokowi. Menurutnya, Jokowi tetap mendukung Prabowo-Gibran.
1. Jokowi sampaikan dukungan terhadap program kerja pemerintahan Prabowo-Gibran

Bestari menyebut, kunjungan Jokowi ke daerah justru untuk mengajak masyarakat terus mendukung program-program kerja pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
"Justru ini buat masyarakat untuk mengetahui bahwa, bahkan yang mau disampaikan Pak Jokowi juga adalah dukungan terhadap Pak Prabowo dan Mas Gibran. Dukung program-program kerjanya," kata dia saat dihubungi IDN Times, Selasa (23/6/2026).
"Tidak ada itu matahari kembar lah, persiapan (jelang Pemilu 2029) A, B, C, D lah," sambungnya.
2. Murni ingin mengunjungi masyarakat

Rencana Jokowi turun gunung ke berbagai daerah juga disebut untuk mengunjungi langsung masyarakat. Kegiatan ini sebenarnya bukan hal baru bagi Jokowi. Mengingat ia sering menemui masyarakat di kediamannya di kawasan Surakarta, Jawa Tengah. Bestari lantas mengajak seluruh pihak untuk tidak terus berburuk sangka.
"Ya murni untuk mengunjungi masyarakat, kan setiap hari kita lihat di rumah Pak Jokowi itu rame, nanti dibilang 'wah Pak Jokowi sengaja menghadirkan'. Buruk sangka terus itu. Berpolitik itu ndak boleh berburuk sangka, berbaik sangka lah," ungkap Bestari.
3. PSI tegaskan soal Jokowi jadi Dewan Pembina akan diumumkan Kaesang

Bestari mengungkapkan, soal kapan Jokowi diumumkan menjadi Ketua Dewan Pembina PSI merupakan kewenangan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep. Hal itu disampaikan Bestari saat ditanya apakah pengumuman pengangkatan akan disampaikan saat Jokowi mengunjungi Lampung pada Jumat (26/6/2026).
"Soal diumumkan di Lampung atau tidak, nanti kita lihat. Kami sudah sepakat bahwa ada mekanisme internal yang harus dijalankan. Wewenang untuk mengumumkan kapan hal tersebut terjadi sudah diserahkan sepenuhnya kepada ketua umum. Jadi, lebih baik ditanyakan langsung kepada ketua umum kami," ungkapnya.
Bestari menjelaskan, Jokowi akan menghadiri sejumlah agenda saat mengunjungi Lampung. Di antaranya rapat kerja PSI di daerah yakni Rakorwil, Rakorsus, dan Rakorda.
"Agenda Pak Jokowi di sana bukan sekadar datang sehari lalu langsung pulang. Ada beberapa lokasi yang akan beliau kunjungi. Salah satunya adalah rapat kerja PSI, Rakorwil, Rakorsus, dan Rakorda, yang memang sedang berlangsung secara simultan di seluruh Indonesia. Beliau sudah berjanji akan hadir berkeliling di 38 provinsi," tuturnya.
"Konsentrasi PSI tentu pada acara internal kami sendiri, namun tidak menutup kemungkinan kami juga akan mendampingi Pak Jokowi ke agenda beliau lainnya di Lampung," sambung Bestari.



















