Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

PSI: Soal Jokowi Jadi Dewan Pembina Akan Diumumkan Kaesang

PSI: Soal Jokowi Jadi Dewan Pembina Akan Diumumkan Kaesang
Presiden ke-7 Jokowi. (IDN Times/Larasati Rey)
Intinya Sih
  • Bestari Barus menegaskan keputusan dan waktu pengumuman Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina PSI sepenuhnya menjadi kewenangan Kaesang Pangarep.
  • Jokowi dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda PSI di Lampung, termasuk Rakorwil, Rakorsus, dan Rakorda yang berlangsung serentak di berbagai daerah.
  • PSI membantah anggapan kunjungan Jokowi sebagai safari politik dan menegaskan fokus partai saat ini adalah memperkuat struktur internal menjelang verifikasi partai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus menegaskan soal kapan Presiden Ketujuh RI, Joko "Jokowi" Widodo diumumkan menjadi Ketua Dewan Pembina PSI merupakan kewenangan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.

Hal itu disampaikan Bestari saat ditanya apakah pengumuman pengangkatan akan disampaikan saat Jokowi mengunjungi Lampung pada Jumat (26/6/2026) mendatang.

"Soal diumumkan di Lampung atau tidak, nanti kita lihat. Kami sudah sepakat bahwa ada mekanisme internal yang harus dijalankan. Wewenang untuk mengumumkan kapan hal tersebut terjadi sudah diserahkan sepenuhnya kepada ketua umum. Jadi, lebih baik ditanyakan langsung kepada ketua umum kami," katanya saat dihubungi IDN Times, Rabu (24/6/2026).

1. Agenda Jokowi di Lampung

IMG_1880.jpeg
Presiden ke-7 Joko “Jokowi” Widodo. (IDN Times/Larasati Rey)

Bestari menjelaskan, Jokowi akan menghadiri sejumlah agenda saat mengunjungi Lampung. Di antaranya rapat kerja PSI di daerah yakni Rakorwil, Rakorsus, dan Rakorda.

"Agenda Pak Jokowi di sana bukan sekadar datang sehari lalu langsung pulang. Ada beberapa lokasi yang akan beliau kunjungi. Salah satunya adalah rapat kerja PSI, Rakorwil, Rakorsus, dan Rakorda, yang memang sedang berlangsung secara simultan di seluruh Indonesia. Beliau sudah berjanji akan hadir berkeliling di 38 provinsi," tuturnya.

"Konsentrasi PSI tentu pada acara internal kami sendiri, namun tidak menutup kemungkinan kami juga akan mendampingi Pak Jokowi ke agenda beliau lainnya di Lampung," sambung Bestari.

2. PSI: Kita tunggu saja

IMG_20260616_170228_1.jpg
Wakil Ketua Umum DPP PSI, Ratu Isyana Bagoes Oka saat ditemui di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (16/6/2026)(IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP PSI, Ratu Isyana Bagoes Oka juga masih belum mau mengungkap secara gamblang terkait isu Jokowi menjadi Ketua Dewan Pembina partai PSI. Ia publik untuk bersabar menunggu pengumuman resmi.

Meski isu Jokowi bakal menduduki posisi strategis di PSI terus menguat, Isyana belum bersedia memberikan kepastian.

Saat ditanya mengenai peluang Jokowi menjadi Ketua Dewan Pembina PSI, Isyana memilih irit bicara. Isu ini sebelumnya sempat disampaikan Wakil Ketua Pembina DPP PSI, Grace Natalie.

"Gini, kalau misal nanti coba dilihat lagi quote kutipannya (pernyataan Grace) seperti apa, tapi yang jelas kita tunggu saja," kata Isyana kepada awak media saat ditemui di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (16/6/2026).

Ketika kembali didesak kapan pengumuman itu akan dilakukan, Isyana lagi-lagi belum mau membuka detailnya.

"Kita tunggu saja siapnya," ujarnya singkat.

3. PSI bantah Jokowi akan safari politik

IMG-20251002-WA0011.jpg
Presiden ke-7 RI, Joko "Jokowi" Widodo memberikan arahan kepada seluruh struktur Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI) yang baru saja dilantik (dok. DPP PSI)

Isyana juga menepis anggapan bahwa rangkaian kunjungan Jokowi ke sejumlah daerah dalam waktu dekat merupakan safari politik.

"Ya jadi sebenarnya ini kan bukan safari politik. Ini bukan safari politik sebetulnya. Ini lebih ke arah bagaimana seperti yang sudah disampaikan Pak Jokowi itu memenuhi undangan-undangan dari masyarakat, termasuk juga kalau ada kegiatan-kegiatan di Partai Solidaritas Indonesia," ujarnya.

Menurutnya, aktivitas Jokowi lebih kepada memenuhi berbagai undangan dari masyarakat setelah kondisi kesehatannya membaik.

"Tapi ini adalah bagaimana seperti yang disampaikan oleh Pak Jokowi, bagaimanapun juga ini adalah undangan dari masyarakat-masyarakat dan Pak Jokowi yang seperti disampaikan bahwa saat ini kondisinya sudah sehat dan sudah bisa lagi memenuhi undangan yang ada dari seluruh masyarakat," kata dia.

Ia menambahkan, undangan tersebut dapat berasal dari masyarakat umum, relawan, maupun PSI.

"Kita tunggu saja yang jelas seperti yang sudah disampaikan oleh Pak Jokowi, Pak Jokowi akan memenuhi undangan-undangan karena kondisinya sekarang sudah lebih sehat. Undangan-undangan itu bisa dari masyarakat, bisa dari relawan, maupun dari Partai Solidaritas Indonesia," tuturnya.

Sementara itu, terkait adanya tudingan bahwa PSI tengah membujuk kader partai lain untuk bergabung, Isyana menegaskan partainya saat ini lebih fokus pada penguatan internal.

Menurut dia, PSI sedang mempersiapkan struktur organisasi untuk menghadapi tahapan verifikasi partai politik.

"Kalau saat ini, PSI tengah fokus untuk membentuk struktur. Pembentukan struktur karena bagaimanapun juga seperti yang diketahui aturan dari yang ada adalah bagaimanapun kita harus bisa mengikuti verifikasi faktual, verifikasi administrasi dan verifikasi faktual. Saat ini yang difokuskan adalah itu," ujar Isyana.

Meski belum ada kepastian mengenai posisi Jokowi di PSI, pernyataan "tunggu saja" yang berulang kali disampaikan Isyana membuat publik semakin penasaran dengan langkah politik selanjutnya dari mantan Presiden RI tersebut.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar

Related Articles

See More