Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Puluhan Bangunan di Tulungagung Rusak Terkena Banjir Rob

Puluhan Bangunan di Tulungagung Rusak Terkena Banjir Rob
Banjir rob menggenanangi kawasan pemukiman di Pantai Sine Tulungagung, Bramanta Pamungkas
Share Article

Tulungagung, IDN Times - Gelombang tinggi yang terjadi di pesisir selatan menyebabkan terjadinya banjir rob di sejumlah pantai di wilayah Tulungagung. Dari data yang dimiliki oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, terdapat lima pantai yang terkena banjir rob. Yakni kawasan Pantai Gemah, Sidem, Popoh, Klatak dan Sine. Kondisi terparah terjadi di Pantai Sine, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir. Lokasi pemukiman warga yang dekat dengan bibir pantai membuat puluhan bangunan berupa rumah dan warung rusak. Tak hanya itu banjir juga masuk ke dalam rumah warga.

1. Terparah terjadi di Pantai Sine

Banjir rob menggenanangi kawasan pemukiman di Pantai Sine, Tulungagung, Jawa Tengah, Senin (1/6). IDN Times/Bramanta Pamungkas
Banjir rob menggenanangi kawasan pemukiman di Pantai Sine, Tulungagung, Jawa Tengah, Senin (1/6). IDN Times/Bramanta Pamungkas

Kalaksa BPBD Kabupaten Tulungagung, Soeroto menjelaskan kejadian banjir rob di Pantai Sine ini terjadi pada pagi hari, sekitar pukul 10.30 WIB. Air laut bercampur dengan material langsung masuk ke kawasan pemukiman warga, yang hanya berjarak beberapa meter saja dari bibir pantai. Banjir ini juga menyebabkan rumpon ikan yang dipasang nelayan ikut terbawa arus. "Banjir rob yang terparah di Pantai Sine karena masuk ke kawasan pemukiman, di pantai lain tidak sampai masuk ke pemukiman," ujarnya, Rabu (27/5).

2. Gelombang tinggi masih akan terjadi

Bangunan di tepi Pantai Sine yang rusak terkena banjir rob, Bramanta Pamungkas
Bangunan di tepi Pantai Sine yang rusak terkena banjir rob, Bramanta Pamungkas

Sesuai pendataan terdapat 400 Kepala Keluarga (KK) di Pantai Sine yang terdampak banjir rob ini. Selain itu sebanyak 91 bangunan berupa rumah dan warung yang berada di tepi pantai mengalami rusak. Banjir rob ini juga masuk ke dalam rumah warga. Gelombang tinggi ini diperkirakan masih akan terjadi, hingga dua hari mendatang. "Kita mengimbau warga untuk selalu waspada dan berhati hati saat terjadi banjir rob," imbuhnya.

3. Buat tanggul penahan dari karung sak berisi pasir

Warga dibantu Polisi dan TNI bergotongroyong isi karung sak, Bramanta Pamungkas
Warga dibantu Polisi dan TNI bergotongroyong isi karung sak, Bramanta Pamungkas

Sebagai langkah penanganan, pihak BPBD memberikan bantuan berupa dua ribu karung sak. Warga dibantu dengan polisi dan TNI bergotongroyong mengisi karung sak tersebut dengan pasir. Mereka kemudian menumpuknya menjadi tanggul. Dengan tanggul ini mereka berharap air laut tidak lagi masuk ke kawasan pemukiman. "Ini sebagai langkah awal kami,selanjutnya kami akan melakukan pemantauan dan memberikan bantuan lainnya," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Related Articles

See More

Profil Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

17 Jun 2026, 00:42 WIBNews