Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ramai Isu Sertifikat Mualaf Dicabut, Dokter Richard Lee dan MCI Beri Klarifikasi

Ramai Isu Sertifikat Mualaf Dicabut, Dokter Richard Lee dan MCI Beri Klarifikasi
potret Richard Lee (Instagram.com/dr.richard_lee)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Mualaf Center Indonesia menegaskan tidak terlibat dalam proses syahadat maupun penerbitan sertifikat keislaman Richard Lee serta tidak memiliki kewenangan mencabut dokumen tersebut.
  • CEO MCI, Fandi W Gunawan, meluruskan bahwa Hanny Kristianto bukan pendiri dan sudah tidak aktif di organisasi sejak 2018, sehingga tindakannya bersifat pribadi.
  • Pihak Richard Lee membantah isu dirinya beribadah di gereja dan menegaskan kehadirannya hanya untuk memberikan motivasi, sambil mengimbau publik menghormati privasi keyakinan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Isu pencabutan sertifikat mualaf milik dokter Richard Lee yang ramai beredar di media sosial dan sejumlah pemberitaan, memicu polemik luas. Narasi yang berkembang menyebut, ada pencabutan dokumen keislaman oleh pihak tertentu dan mengaitkannya dengan Mualaf Center Indonesia (MCI) serta Pendakwah Hanny Kristianto.

Menanggapi hal tersebut, CEO Mualaf Center Indonesia, Fandi W Gunawan, memberikan klarifikasi bahwa lembaganya tak memiliki keterkaitan dengan proses syahadat maupun dokumen keislaman Richard Lee.

“Yang pertama adalah Mualaf Center Indonesia bukan menjadi yayasan yang diminta atau memberikan fasilitas kepada dokter Richard Lee untuk bersyahadat. Dan juga kami tidak menerbitkan sertifikat syahadat atau surat pernyataan masuk Islam atas nama dokter Richard Lee. Sudah barang tentu itu bukan menjadi kewajiban kami untuk menarik surat-surat tersebut,” ujar Fandi, dikutip Selasa (5/5/2026).

1. MCI sebut tak terlibat dalam isu pencabutan sertifikat mualaf

potret dr. Richard Lee (instagram.com/dr.richard_lee)
potret dr. Richard Lee (instagram.com/dr.richard_lee)

Dia menjelaskan, dengan posisi tersebut, MCI tidak memiliki kewenangan atau keterlibatan dalam isu pencabutan sertifikat yang beredar. Fandi juga membantah klaim yang menyebut pencabutan sertifikat dilakukan oleh Hanny Kristianto sebagai founder MCI.

“Terkait berita yang beredar di mana adanya klaim secara sepihak yang dinyatakan oleh beberapa media massa yang mengatakan bahwa hal ini terjadi karena adanya pencabutan sertifikat syahadat yang dilakukan oleh Koh Hanny Kristianto, yang di situ disebutkan founder dari Mualaf Center Indonesia, itu adalah berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

2. Hanny Kristianto bukan pendiri MCI

Richard Lee beli sapi kurban (Instagram.com/dr.richard_lee)
Richard Lee beli sapi kurban (Instagram.com/dr.richard_lee)

Fandi mengatakan, Hanny Kristianto bukan pendiri MCI dan sudah tidak lagi terlibat dalam organisasi tersebut sejak lama.

“Karena perlu saya sampaikan bahwa Koh Hanny Kristianto bukan menjadi salah satu founder dari Mualaf Center Indonesia dan sejak tahun 2018 Koh Hanny Kristianto tidak lagi berada di dalam jajaran kepengurusan Mualaf Center Indonesia maupun terkait dengan Mualaf Center Indonesia,” katanya.

Dia juga memastikan, setiap tindakan pribadi pihak lain tidak berkaitan dengan lembaganya. “Jadi apa yang sudah diambil langkah oleh Koh Hanny Kristianto itu tidak ada sangkut pautnya dengan Mualaf Center Indonesia,” ujarnya.

3. Richard Lee sebut tak pernah datang ke gereja untuk ibadah

potret Richard Lee masak besar di Palembang (Instagram.com/dr.richard_lee)
potret Richard Lee masak besar di Palembang (Instagram.com/dr.richard_lee)

Di sisi lain, pihak Richard Lee juga memberikan klarifikasi melalui akun media sosialnya. Dalam unggahan tersebut ditegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya benar dan perlu diluruskan agar tidak menyesatkan publik.

Pihaknya menyebut, Richard Lee tidak pernah datang ke gereja untuk beribadah sebagaimana diberitakan. Kehadiran yang bersangkutan hanya dalam konteks undangan kegiatan motivasi.

“DRL tidak pernah ke gereja untuk ibadah seperti yang diberitakan. DRL hanya pernah diundang 1 kali oleh pendeta Gilbert untuk memberikan motivasi kepada anak muda, dan hal ini sudah pernah dijelaskan oleh DRL di beberapa podcast. DRL hanya hadir pada sesi motivasi," tulis akun Instagram Richard Lee.

4. Sebut perjalanan personal Richard Lee bukan untuk dihakimi

potret dr. Richard Lee (instagram.com/dr.richard_lee)
potret dr. Richard Lee (instagram.com/dr.richard_lee)

Selain itu, pihaknya juga mengimbau publik untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama terkait isu sensitif seperti keyakinan.

“Mohon tidak menyebarkan informasi yang tidak benar. Soal keyakinan adalah hal pribadi, dan kami menghormati semua agama.”

Mereka juga menekankan bahwa perjalanan iman merupakan proses personal yang tidak seharusnya dihakimi atau dijadikan sensasi.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Related Articles

See More