Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Evaluasi Haji Gelombang I: Jemaah Koperatif, Petugasnya Tangguh

Evaluasi Haji Gelombang I: Jemaah Koperatif, Petugasnya Tangguh
Petugas PPIH menyambut jemaah haji asal Indonesia di Bandara Internasional Madinah (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)
Intinya Sih
  • Lebih dari 90 ribu jemaah haji Gelombang 1 tiba di Madinah dengan lancar berkat kolaborasi disiplin jemaah dan ketangguhan petugas PPIH menghadapi suhu ekstrem hingga 40 derajat Celsius.
  • Kepala Daker Bandara, Abdul Basir, memuji sikap kooperatif jemaah Indonesia yang tertib dalam proses imigrasi, pergerakan menuju paviliun, hingga keberangkatan bus sesuai arahan petugas.
  • Petugas berhasil menangani berbagai situasi darurat seperti masalah visa dan kondisi kesehatan jemaah, menjadi bekal penting untuk menyambut kedatangan Gelombang 2 di Jeddah pada 7 Mei 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Madinah, IDN Times – Operasional kedatangan jemaah haji Gelombang 1 di Madinah segera ditutup pada 7 Mei 2026. Di balik suksesnya pendaratan lebih dari 90 ribu jemaah, terdapat kolaborasi luar biasa antara kedisiplinan jemaah dan militansi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di lapangan.

Kepala Daker Bandara, Abdul Basir, tidak segan memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen yang terlibat. Serta mengevaluasi kinerja operasional selama dua pekan terakhir.

1. Militansi petugas menerobos cuaca ekstrem

Petugas PPIH mendorong jemaah haji Indonesia yang duduk di kursi roda di area terminal Makkah Route dengan latar gedung modern dan bus.
Seorang petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) membantu jemaah haji Indonesia yang menggunakan kursi roda di terminal Makkah Route. Kedatangan jemaah disambut hangat di area fast track (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)

Tantangan terberat petugas bandara tahun ini bukan hanya urusan birokrasi dan logistik, melainkan kondisi alam. Siang hari, mereka harus berjemur melayani jemaah di bawah sengatan suhu yang menembus 40 derajat Celsius. Sebaliknya, saat malam tiba, angin kencang dan udara dingin menyapu pelataran bandara.

"Meskipun kita bekerja di luar ruangan di lapangan dengan kondisi cuaca yang panas... tapi teman-teman masih bersemangat untuk berkhidmat kepada tamu Allah," puji Basir saat ditemui di Bandara Internasional Prince Mohammed bin Abdul Aziz, Madinah Senin (04/05/2026). Integritas dan dedikasi inilah yang membuat ritme penyambutan kloter tetap terjaga dengan baik siang dan malam.

2. Jemaah yang kooperatif

Tiga jemaah haji Kloter 32 Embarkasi Surabaya memegang travel kit berwarna biru dari Pemerintah Indonesia sambil berpose bersama.
Jemaah haji Kloter 32 asal Embarkasi Surabaya (SUB-32) berpose sambil menunjukkan travel kit berwarna biru yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia. (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)

Kelancaran operasional di bandara tidak akan terwujud tanpa kerja sama dari jemaah itu sendiri. Basir menyoroti bahwa pada musim haji kali ini, jemaah haji Indonesia tampil sangat kooperatif.

Mulai dari proses kelengkapan dokumen, antrean imigrasi, pergerakan menuju paviliun, hingga naik ke dalam bus, para jemaah dengan sabar dan disiplin mengikuti setiap arahan yang diberikan oleh petugas berseragam PPIH.

3. Penyelesaian sigap untuk kasus tertentu

Petugas berseragam membantu seorang jamaah perempuan lanjut usia di kursi roda naik ke bus khusus di area bandara pada malam hari.
Kepala Daker Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, mendorong kursi roda Fauziah Rahmaddin Kadema menuju bus khusus (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)

Evaluasi positif juga diberikan atas kemampuan mitigasi petugas saat menghadapi kondisi darurat. Basir mengakui bahwa dalam proses pendaratan lebih dari 230 kloter, tentu ada dinamika di lapangan. "Ada beberapa kasus-kasus menonjol, dan alhamdulillah bisa diselesaikan," tegasnya.

Hal ini merujuk pada beberapa insiden penting sebelumnya, seperti drama visa cancel milik dua jemaah remaja asal Kalimantan Tengah yang berhasil dinegosiasikan dengan imigrasi Saudi, hingga penanganan darurat jemaah yang sakit sesaat setelah mendarat untuk memastikan prosedur badal haji dari pemerintah berjalan lancar.

4. Modal kuat menatap gelombang 2

Kondisi Terminal Hajj Bandara Jeddah, Arab Saudi. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Kondisi Terminal Hajj Bandara Jeddah, Arab Saudi. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Soliditas yang terbentuk selama di Madinah menjadi modal berharga bagi tim Daker Bandara. Pada tanggal 7 Mei 2026 mendatang, mereka akan mulai menghadapi rute kedatangan Gelombang 2 di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Dengan tantangan yang berbeda—di mana jemaah harus sudah mengenakan kain ihram—Kemenhaj RI optimis performa petugas akan semakin matang dan profesional dalam melayani para tamu Allah.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogie Fadila
EditorYogie Fadila
Follow Us

Related Articles

See More