Mahfud MD Analogikan Pemilu Hari Pengadilan bagi Pemerintah

Jakarta, IDN Times - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut tiga, Mahfud MD, mengatakan ajang pemilu lima tahunan sebagai hari pengadilan bagi pemerintah, baik yang tengah menjadi pemimpin maupun calon pemimpin baru.
Hal itu disampaikan Mahfud usai menghadiri acara Deklarasi Dukungan Forum Betawi Rembug (FBR) di Jakarta Timur, Sabtu (6/1/2024).
"Saya ingin katakan pemilu itu adalah hari pengadilan bagi pemerintah apakah layak untuk dipilih atau tidak. Bagi pemerintah dan calon pemerintah," kata Mahfud.
Dalam kesempatan tersebut, Mahfud juga mengapresiasi pendukungnya, yang datang berbondong-bondong menghadiri deklarasi dukungan bersama FBR. Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) tersebut mengklaim, masyarakat yang datang dalam deklrasi hadir tanpa ada mobilisisasi.
"Denyut-denyut kehidupan masyarakat di bawah itu, itu sebenarnya mempunyai suara-suara yang sangat besar, cuma mereka tidak dimobilisasi. Rakyat di bawah itu akan berpartisipasi dan memilih secara benar tetapi tidak dimobilisasi," kata Mahfud.
"Kalau dimobilisasi itu artinya orang datang, dibayar, lalu dijanjiin sesuatu, dan seterusnya, dan seterusnya. Kalau ini adalah murni dari bawah dan mewakili masyarakat mayoritas yang tidak bisa hadir karena tidak ada pancingan-pancingan yang sifatnya materil," sambungnya.
Sementara, dukungan dari FBR dideklarasikan langsung oleh Lutfi Hakim selaku ketuanya. Berikut ini bunyi deklarasi yang disampaikan FBR untuk mendukung Ganjar-Mahfud:
Bismillahirrahmanirrahim. Kami pengurus anggota dan simpatisan keluarga besar Forum Betawi Rempug dan Keluarga besar Ikatan Keluarga Madura Jabodetabek menyatakan mendukung mengawal dan siap memenangkan pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Bapak H Ganjar Pranowo dan Bapak Prof Mahfud Md pada Pilpres 2024.





















