Sekolah Tatap Muka di Jakarta, Disdik: Belum Ada Aduan Kasus COVID-19
Jakarta, IDN Times - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta telah menjalankan uji coba belajar tatap muka di sekolah sejak Rabu (6/4/2021). Rencananya uji coba sekolah tatap muka akan diselenggarakan hingga 29 April 2021.Â
Humas Disdik DKI Jakarta Taga Radja Gah menyebutkan, hingga Jumat (16/4/2021), belum ada aduan atau laporan pelajar yang terkonfirmasi COVID-19. Dia berharap agar jangan sampai ada kasus COVID-19 yang ditemukan di tengah pelajar.
"Alhamdulillah belum ada aduan ada yang kena, jadi mohon doanya saja DKI makin lancar, kita juga sehat selalu," kata Taga saat dihubungi IDN Times, Jumat (16/4/2021).
1. Tak ada kegiatan Ramadan di sekolah

ilustrasi siswa SD mengenakan masker (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan) Taga mengatakan kegiatan pembelajaran tatap muka di bulan Ramadan kali ini juga berbeda. Biasanya pelajar akan menjalankan kegiatan pesantren kilat atau pengajian.
Ia menerangkan, kegiatan itu selama pandemik COVID-19 tidak dilakukan secara langsung, melainkan daring.
"Ada, tapi daring, tatap muka hanya untuk intrakulikuler saja, semua ekskul juga tidak boleh dengan tatap muka, masih daring," ujarnya.
2. Bus sekolah dipersiapkan bagi pelajar

Tak mengantar Siswa, kini Sopir Bus Sekolah antar jemput Pasien COVID-19 di Jakarta (Dok. Dinas Perhubungan DKI Jakarta) Selain itu, Taga juga menjelaskan ada peningkatan dukungan dari sejumlah pihak terkait sekolah tatap muka. Misalnya dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang menyediakan fasilitas antar-jemput bagi pelajar yang tidak memiliki kendaraan pribadi.
"Alhamdulillah teman-teman dari Dinas Perhubungan, mem-backup kegiatan tatap muka ini untuk paling tidak mengupayakan anak kita yang gak punya kendaraan pribadi," ujarnya.
3. Koordinasi dengan Dinas Kesehatan makin meningkat

Ilustrasi anak sekolah (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra) Dukungan dari Dinas Kesehatan terhadap kegiatan uji coba tatap muka ini juga dinilai Taga semakin meningkat. Khususnya, dari Puskesmas yang berada di sekitar sekolah.
"Justru mereka itu makin sering koordinasi dengan sekolah untuk menjaga anak-anak terhindar dari COVID-19," ujarnya.




















