Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Seskab: Implementasi PP Tunas Butuh Dukungan Orang Tua dan Masyarakat

Seskab: Implementasi PP Tunas Butuh Dukungan Orang Tua dan Masyarakat
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam rakor yang diselenggarakan Kementrian Komunikasi Digital (Kemkomdigi), Kantor Kemkomdigi, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026). (IDN Times/Anggia Leksa)
Intinya Sih
  • Pemerintah mematangkan implementasi PP Tunas untuk memperkuat perlindungan anak di ruang digital, dengan melibatkan enam kementerian agar kebijakan berjalan lintas sektor dan efektif.
  • Regulasi PP Tunas mendapat respons positif dari masyarakat, terutama para orang tua yang mendukung upaya pemerintah menciptakan ruang digital aman bagi anak-anak.
  • Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan keberhasilan PP Tunas bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, orang tua, dan media dalam mengawal pelaksanaannya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pemerintah terus mematangkan implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Tunas yang bertujuan memperkuat perlindungan anak di ruang digital. Aturan ini diharapkan mampu menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi generasi muda, sekaligus mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam pengawasannya.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dalam Rapat Koordinasi Implementasi PP Tunas di Press Room Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).

1. Enam menteri terlibat dalam implementasi PP Tunas

Seskab: Implementasi PP Tunas Butuh Dukungan Orang Tua dan Masyarakat
Rapat Koordinasi Implementasi PP TUNAS di Press Room Kemkomdigi, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026). (IDN Times/Yovita Arnelia)

Teddy menjelaskan pelaksanaan PP Tunas melibatkan sejumlah kementerian, sehingga implementasinya dilakukan secara lintas sektor. Menurutnya, keterlibatan berbagai kementerian menjadi penting agar kebijakan ini dapat dijalankan secara menyeluruh dan efektif.

“Seperti yang dapat teman-teman lihat, terdapat enam menteri yang terlibat langsung dalam peraturan pemerintah ini. Ke depan, tentu regulasi ini akan terus kami sosialisasikan kepada masyarakat, agar dapat dipahami dan diterapkan dengan baik,” ujar dia.

Teddy menyebut pemerintah akan terus memperkuat sosialisasi kepada masyarakat, agar tujuan dari peraturan tersebut dapat dipahami secara luas, sekaligus mendorong partisipasi publik dalam mendukung pelaksanaannya.

2. PP Tunas mendapat perhatian dan dukungan dari orang tua

Seskab: Implementasi PP Tunas Butuh Dukungan Orang Tua dan Masyarakat
Rapat Koordinasi Implementasi PP TUNAS di Press Room Kemkomdigi, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026). (IDN Times/Yovita Arnelia)

Teddy juga menyampaikan regulasi ini sebelumnya telah disampaikan kepada publik oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. Menurutnya, respons yang diterima pemerintah cukup positif, terutama dari orang tua yang menaruh perhatian besar terhadap perlindungan anak di ruang digital.

“Alhamdulillah pada minggu lalu Ibu Menteri Komunikasi dan Digital juga telah menyampaikan terkait PP ini, dan kami bersyukur karena mendapat perhatian serta dukungan yang cukup besar dari para orang tua,” kata dia.

Dukungan tersebut, menurut Teddy, menjadi sinyal positif bahwa masyarakat menyadari pentingnya pengaturan penggunaan teknologi dan media digital bagi anak-anak.

3. Pemerintah ajak masyarakat ikut mengawal implementasi PP Tunas

Seskab: Implementasi PP Tunas Butuh Dukungan Orang Tua dan Masyarakat
Rapat Koordinasi Implementasi PP TUNAS di Press Room Kemkomdigi, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026). (IDN Times/Yovita Arnelia)

Lebih lanjut, Teddy menegaskan, implementasi PP Tunas tidak bisa berjalan hanya oleh pemerintah. Menurutnya, keberhasilan peraturan ini sangat bergantung pada kerja sama berbagai pihak, mulai dari masyarakat, orang tua, hingga media.

“Untuk ke depannya, kami memohon kerja sama dari seluruh masyarakat, para orang tua, adik-adik dan anak-anak, serta tentu saja rekan-rekan media. Dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan agar Peraturan Pemerintah terkait PP Tunas ini dapat berjalan secara maksimal,” jelasnya.

Teddy menegaskan kembali implementasi PP Tunas merupakan kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat. Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan tujuan utama dari peraturan ini dapat tercapai, yakni menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan sehat bagi generasi muda Indonesia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More