4 Daerah di Sumbar Terendam Banjir Rob, Rumah Terseret Laut

- Empat daerah di Sumatera Barat terdampak banjir rob atau abrasi sejak Selasa hingga Rabu.
- Rumah masyarakat terendam air laut dan ada yang terseret arus laut yang cukup deras.
- Perekonomian masyarakat terganggu akibat banjir rob, termasuk nelayan dan lokasi wisata yang terdampak.
Padang, IDN Times - Sedikitnya empat daerah di Sumatera Barat terdampak banjir rob atau abrasi sejak Selasa (15/10/2024) hingga Rabu (16/10/2024). Daerah yang terdampak itu adalah Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Akibat banjir rob tersebut, rumah masyarakat terendam air laut dan bahkan ada yang sampai terseret arus laut yang cukup deras.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatra Barat mencatat ada belasan titik yang terdampak bencana banjir rob tersebut.
1. 14 Pantai di Pesisir Selatan dilanda banjir rob

Juru Bicara (Jubir) BPBD Sumbar, Ilham Wahab mengatakan bahwa di Kabupaten Pesisir Selatan terdapat 14 titik lokasi banjir rob.
"Kabupaten Pesisir Selatan ini kan memiliki garis pantai yang cukup panjang dan rata-rata daerah tersebut semuanya terdampak," katanya.
Ia mencontohkan, Pantai Nyalo yang memiliki panjang 770 meter terdampak banjir rob tersebut.
"Seperti Pantai Batu Kalang yang memiliki poanjang 3.850 meter juga terdampak banjir rob," katanya.
2. Pantai di Padang Tergenang Banjir Rob

Selain Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Padang juga dilanda banjir rob akibat meluapnya air laut yang terjadi sejak Selasa kemarin.
"Untuk Kota Padang yang terdampak itu seperti Pantai Air Manis yang juga tergenang dan daerah Sungai Pinang juga ada rumah warga yang terseret air," katanya.
Selain dua titik tersebut, menurutnya banjir rob juga terjadi di daerah Pasie Jambak yang mengakibatkan gazebo milik Dinas Pariwisata terseret air.
3. Perekonomian masyarakat terganggu

Ilham mengungkapkan, akibat banjir rob tersebut perekonomian masyarakat yang berada di lokasi terdampak menjadi terganggu.
"Untuk lokasi wisata yang terdampak tentunya berpengaruh juga perekonomian di sana," katanya.
Selain itu, nelayan yang menggantungkan hidupnya dari laut menurutnya juga terdampak secara perekonomian akibat banjir rob tersebut.


















