Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

TOP 5: Gibran Digugat ke MK hingga Uji Coba LRT Manggarai-Kelapa Gading Gratis

TOP 5: Gibran Digugat ke MK hingga Uji Coba LRT Manggarai-Kelapa Gading Gratis
Wapres Gibran Rakabuming Raka. (IDN Times/Larasati Rey)
  • Sejumlah pihak, termasuk Denny Indrayana dan FPP TNI, menggugat pencalonan Gibran Rakabuming Raka ke MK dengan alasan dugaan tidak memenuhi syarat pendidikan minimal.
  • LRT Jakarta membuka uji coba gratis rute Kelapa Gading-Manggarai secara bertahap untuk menerima masukan masyarakat sebelum peresmian layanan.
  • Kejagung mengaku memiliki cukup bukti dugaan pemerasan oleh Febrie Adriansyah, sementara pencarian speedboat jurnalis hilang kontak menemukan life jacket tanpa kepastian kepemilikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh Denny Indrayana dan sejumlah pihak lain, Kamis (10/9/2026). Artikel tersebut menjadi salah satu yang populer di IDN Times.

Selain itu, berita tentang uji coba LRT Jakarta rute Manggarai-Kelapa Gading, Kejagung kantongi cukup bukti dugaan pemerasan oleh Febrie Adriansyah, TNI belum pastikan life jacket yang ditemukan milik jurnalis hilang kontak hingga pengacara terdakwa kasus kuota haji minta hadirkan Jokowi juga turut masuk dalam deretan Top 5 IDN Times.

  1. 1. Denny Indrayana hingga FPP TNI gugat ke MK minta batalkan Wapres Gibran

    Sejumlah pihak mengajukan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024 tentang pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Para pemohon terdiri dari Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Partai Ummat, Denny Indrayana, Forum Purnawirawan Prajurit (FPP) TNI, M Subhan, Bonatua Silalahi, dan Tiurma Sihombing.

    Denny Indrayana mengatakan, Gibran tak memenuhi syarat sebagai calon wakil presiden (cawapres) karena terindikasi kuat sedari awal tidak memenuhi syarat pendidikan paling rendah SLTA atau sederajat. Dengan demikian, seharusnya jabatan Gibran sebagai cawapres didiskualifikasi.

    Baca selengkapnya di sini!

  2. 2. LRT Kelapa Gading-Manggarai buka uji coba untuk publik, gratis!

    LRT Jakarta mulai menggelar uji coba rute Kelapa Gading-Manggarai pada Kamis (10/9/2026). Uji coba dilakukan secara bertahap sebelum layanan tersebut nantinya diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan, uji coba dilakukan untuk menjaring masukan dari masyarakat terkait layanan LRT Jakarta rute baru tersebut.

    Baca selengkapnya di sini!

  3. 3. Kejagung kantongi cukup bukti dugaan pemerasan oleh Febrie Adriansyah

    Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan pihaknya telah menemukan cukup bukti dugaan pemerasan oleh eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dalam penanganan kasus PT ASABRI dan atau Jiwasraya.

    Hal itu diungkap oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, saat menjawab soal berita acara pemeriksaan (BAP) pengusaha properti, Tan Kian tentang aliran Rp40 miliar ke empat pejabat di Kejagung, termasuk Febrie.

    Baca selengkapnya di sini!

  4. 4. Temukan life jacket, TNI belum pastikan milik jurnalis hilang kontak

    TNI AL menemukan life jacket dan bola pelampung putih di perairan Cikoneng-Labuan, Anyer, Banten, pada pencarian hari ketiga speedboat yang hilang kontak ditumpangi lima jurnalis dan tiga awak kapal, Kamis (10/9/2026).

    TNI AL yang mengerahkan unsur kapal perang dan Kapal Angkatan Laut (KAL) menemukan life jacket mengapung di sebelah barat perairan Cikoneng-Labuan, Kamis.

    Baca selengkapnya di sini!

  5. 5. Pengacara terdakwa kasus kuota haji minta hakim hadirkan Jokowi

    Pengacara terdakwa kasus korupsi kuota haji Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex, Wa Ode Nur Zainab, meminta majelis hakim Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat untuk menghadirkan Presiden ketujuh RI, Joko “Jokowi” Widodo dalam persidangan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024.

    Wa Ode mengatakan, keterangan Jokowi penting untuk mengungkap persoalan utama dalam perkara, khususnya mengenai jumlah dan peruntukan kuota tambahan haji yang diperoleh Indonesia.

    Baca selengkapnya di sini!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More