Timnas Klaim Banyak APK AMIN Dicopot, Tim Hukum Siapkan Bukti-Bukti

Jakarta, IDN Times - Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) mengaku pasrah terkait banyaknya Alat Peraga Kampanye (APK) berupa spanduk dan baliho, yang banyak dicopot orang yang tidak bertanggung jawab di sejumlah wilayah.
Juru Bicara Timnas AMIN, Indra Charismiadji, mengatakan tim kampanye masih menerima sejumlah laporan dari jaringan sukarelawan, terkait APK pangan AMIN yang banyak dicopot seperti di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
"Kami sudah tidak memikirkan itu lagi, karena sudah terlalu sering. Jadi buat kami sudah biasa, karena dari dulu protes juga tidak ada tindak lanjutnya," ujar Indra dilansir ANTARA, Sabtu (16/12/2023).
1. APK terbuat dari karung bekas dan kain karena minimnya dana

Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di SMESCO, Jakarta Selatan. (www.instagram.com/@cakiminow) Indra menjelaskan, APK yang dicopot merupakan sumbangan dari sukarelawan yang banyak terbuat dari kain dan karung bekas.
APK dalam bentuk spanduk dan baliho yang terbuat dari barang bekas itu, merupakan bentuk dukungan aktif dari sukarelawan di tengah keterbatasan dana logistik.
2. Timnas hukum AMIN akan menyusun bukti-bukti

Anies-Muhaimin (Amin) memegang piagam nomor urut satu pada Selasa (14/11/2023). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta) Indra menyebut, Timnas AMIN untuk sementara waktu masih pasif menanggapi fenomena dugaan kecurangan itu, dan memilih fokus kampanye dari pintu ke pintu guna menjemput aspirasi calon pemilih.
Namun, Indra menegaskan, ke depan pihaknya tidak akan ditinggal diam, karena seiring berjalannya waktu, tim hukum akan mengumpulkan data-data kronologi atau fakta terkait hal tersebut.
"Tim hukum kami akan menyusun bukti-bukti untuk melihat, apakah pencopotan dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif," ujar dia.
Jadi sampai saat ini, lanjut Indra, tim AMIN masih melihat perkembangan lebih jauh, guna menentukan sikap untuk melaporkan secara resmi atau tidak seluruh fenomena ini.
3. Relawan AMIN diimbau tidak membalas fenomena ini

Pasangan capres dan cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar jelang keberangkatannya ke KPU untuk mengikuti debat putaran pertama Pilpres 2024. (IDN Times/Amir Faisol) Meski APK hasil sumbangan masyarakat banyak dicopot orang tidak bertanggung jawab, Indra mengimbau kepada jaringan sukarelawan tetap semangat dalam membantu AMIN menyuarakan gagasan perubahan, melalui sosialisasi langsung dengan calon pemilih hingga tingkat terbawah.
Indra mengingatkan sukarelawan juga dilarang mencopot APK atau membalas dugaan kecurangan yang terjadi dengan merusak spanduk dan baliho pasangan lain, karena hal itu sudah diimbau calon presiden Anies Baswedan.
Â
Baca berita terbaru terkait Pemilu 2024, Pilpres 2024, Pilkada 2024, Pileg 2024 di Gen Z Memilih IDN Times. Jangan lupa sampaikan pertanyaanmu di kanal Tanya Jawab, ada hadiah uang tunai tiap bulan untuk 10 pemenang.





















