Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

TOP 5: Febrie Diperiksa Kejagung hingga Bandara Beroperasi Kembali

TOP 5: Febrie Diperiksa Kejagung hingga Bandara Beroperasi Kembali
Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah tiba di Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Jumat (7/8/2026). (IDN Times/Irfam Fathurohman)
  • Kejagung memeriksa mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 22 pertanyaan terkait penanganan kasus ASABRI dan Jiwasraya, sementara sidang Yaqut mengungkap alokasi kuota haji untuk BIN, DPR, dan NU.
  • Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara, Budiarto Curug, dan Pondok Cabe kembali beroperasi setelah penutupan akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
  • Gempa magnitudo 5,1 mengguncang Flores dengan pusat di laut timur laut Ruteng, sedangkan Yusril Ihza Mahendra membantah menulis atau menentukan judul buku “Islam ala Prabowo.”
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Febrie Adriansyah diperiksa oleh Kjeagung dan harus menerima sebanyak 22 pertanyaa, Selasa (8/9/2026). Berita tersebut menjadi salah satu yang populer di IDN Times

Selain itu, berita tentang Bandara Soekarno-Hatta yang dibuka kembali buntut erupsi Gunung Anak Krakatau, Flores yang diguncang gempa, saksi sidang Yaqut ungkap jatah kuota haji, hingga Menko Yusril yang membantah tidak menulis buku 'Islam ala Prabowo.'

  1. 1. Febrie Adriansyah diperiksa 22 pertanyaan, Tim 9 dalami soal Tan Kian

    Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) selesai memeriksa eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah dengan memberikan 22 pertanyaan pada Selasa (8/9/2026).

    Dalam pemeriksaan kali ini, Tim 9 mendalami soal penanganan kasus PT ASABRI dan atau Jiwasraya oleh Febrie sebagai tindak pidana awal atau predicate crime dari tindak pidana pencucian uang (TPPU) bersama koleganya, Don Ritto dan Nurman Herin.

    Baca selengkapnya di sini!

  2. 2. Bandara Soekarno-Hatta dan Halim kembali operasional sejak 00.00 WIB

    Penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta beserta sejumlah bandara lain yang terkena dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berakhir. Mulai Selasa (8/9/2026) pukul 00.01 WIB, operasional bandara kembali berjalan dengan normal.

    Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi secara langsung menyatakan, pembukaan kembali operasional bandara dari Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa dini hari. "Per tanggal 8 September pukul 00.01 WIB, Bandara Soekarno-Hatta Banten, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dan Bandara Husein Sastranegara Bandung dinyatakan aktif kembali. Menyusul Bandara Budiarto Curug Banten dan Bandara Pondok Cabe Banten juga kembali dibuka pada pukul 02.25 WIB,” kata Menhub dalam keterangan tertulisnya.

    Baca selengkaonya di sini!

  3. 3. Flores diguncang gempa magnitudo 5,1, tak berpotensi tsunami

    Flores, Nusa Tenggara Timur, kembali diguncang gempa bumi pada Selasa (8/9/2026) siang. Gempa tektonik tersebut terjadi pada pukul 11.40.30 WIB.

    Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa di Flores memiliki magnitudo 5,1 dengan kedalaman 10 kilometer. Pusat gempa berada di laut, sekitar 57 kilometer timur laut Ruteng, Kabupaten Manggarai.

    Baca selengkapnya di sini!

  4. 4. Saksi sidang Yaqut ungkap jatah kuota haji buat anggota BIN, DPR dan NU

    Eks Honorer Kementerian Agama, Ridwan Kurniawan dihadirkan menjadi salah satu saksi dalam sidang dugaan korupsi kuota haji era Menteri Yaqut Cholil Qoumas. Salah satu kesaksiannya mengungkap adanya pembagian jatah kuota haji untuk Anggota Badan Intelijen Negara (BIN), Anggota DPR, dan Nahdlatul Ulama.

    Awalnya, penuntut umum membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi.

    Baca selengkapnya di sini!

  5. 5. Yusril: Saya tidak menulis buku Islam ala Prabowo

    Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, membantah bahwa dirinya penulis atau pihak yang menentukan judul buku 'Islam ala Prabowo.'

    “Saya tidak menulis buku itu. Saya hanya diwawancarai oleh tim penyusunnya. Setelah wawancara selesai, saya tidak pernah melihat transkrip maupun naskah hasil wawancara sampai buku tersebut diterbitkan. Setelah saya baca sekarang, saya melihat sebagian besar apa yang saya sampaikan telah dituangkan dengan cukup baik,” kata Yusril dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

    Baca selengkapnya di sini!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More